by

Rumah Mantan Tokoh Perjuangan di Pangatikan Ini Nyaris Roboh, IWO Garut Berikan Bantuan

Print Friendly, PDF & Email

HARIANGARUTNEWS.COM – Dalam beberapa bulan ini, pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut melaksanakan bakti sosial dengan memberikan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada sejumlah warga kurang mampu.

Dalam lanjutan Baksos yang dilaksanakan, Senin (06/01), Ketua IWO Kabupaten Garut, Robi Taufik Akbar, menyambangi kediaman Ade Sukaesih (60) warga kurang mampu di Kampung Lembur Panjang, RT02/03, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Rumah yang dihuni Ade dan keluarga tampak mau roboh karena ekonomi keluarga itu pas-pasan.

“Suami Ibu Ade, tokoh Syarikat Islam (SI) yang juga mantan pegawai P3N dan Sekdes di Desa Cimaragas itu sudah almarhum. Kini Ia tinggal bersama kedua anaknya dan tak memiliki pekerjaan. Kasihan, kondisi atap rumah juga sudah bocor dan kayu sebagai pondasi tampak lapuk. Setelah mendengar kondisi ibu Ade, kami langsung bergegas ke lokasi hanya sekedar memberikan bantuan alakadarnya,” ujar Robi Taufik Akbar, yang juga wartawan Galamedia.

BACA JUGA:   Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Kabah mengucapkan Selamat Milad Syarikat Islam ke-115 Tahun
Selain menjadi Kader PKK, Ibu Ade tercatat aktif sebagai anggota Syarikat Islam.

Ironisnya, kata Robi, meski kondisinya memprihatinkan, Ibu Ade ternyata tercatat aktif sebagai anggota Syarikat Islam (SI) dan Kader PKK di daerahnya. Bahkan menurut pengakuan Ade, semasa hidup suaminya telah mengabdikan diri selama 30 tahun dengan menjadi Juru Tulis (Sekretaris Desa-red), Pegawai P3N, dan Guru Ngaji jauh sejak Kecamatan Pangatikan belum berdiri karena saat itu masih bergabung dengan Kecamatan Wanaraja.

BACA JUGA:   Peringati Hari Pahlawan di Masa Pandemi, 300 Siswa Bakal Ikuti Heroic Track Virtual

“Saya berharap, ada pihak dan sponsor yang mau memberikan kepedulian dengan bantuan rehab rumah kepada keluarga ibu Ade. Karena setelah mendengar riwayat hidupnya, ternyata suami beliau merupakan tokoh yang cukup berpengaruh di Kecamatan Pangatikan yang bersama KH Yusuf Tauziri bahu-membahu dalam perjuangan melawan penjajah di Jawa Barat,” pungkas Ketua IWO Kabupaten Garut. (Igie)

sumber: hariangarutnews.com

News Feed