by

PB SEMMI: Basarnas Lemah dan Lamban dalam Mengevakuasi Korban Banjir

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

RadarKotaNews, Jakarta – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) meminta pemerintah dan DPR RI melakukan evaluasi total terhadap Badan SAR Nasional (Basarnas) yang dinilai sangat lemah atas kelambatan evakuasi korban banjir yang sedang melanda wilayah Jabodetabek Banten.

“Jika evakuasi masyarakat terdampak banjir lebih cepat, kemungkinan korban masih bisa terselamatkan. Namun, dalam hal ini kami melihat Basarnas sangat lemah. Sehingga berdasarkan data dari BNPN, korban jiwa mencapai 52 orang dan 1 orang dinyatakan hilang,” sesal Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (4/1).

BACA JUGA:   LBH PB SEMMI : Kami akan buka Ruang Hukum agar Airlangga Membuktikan Pernyataan Aksi Demo Dibiayai Pihak Tertentu

Bintang mengatakan banyak kejadian korban terjebak dalam banjir selama 24 jam. Seperti yang terjadi di Pondok Gede, Bekasi, ditengarai akibat ketidakmampuan dan keprofesionalan Basarnas dalam melakukan upaya penyelamatan.

“Padahal medan banjir tidak terlalu ekstrim seperti saat terjadi tsunami, atau daerah pegunungan. Tapi kenapa lama sekali evakuasinya?,” tanya Bintang heran.

Dia menambahkan jika kepala Basarnas tidak mampu dalam melakukan tugas dan meningkatkan kinerjanya sebaiknya mundur, daripada nyawa masyarakat menjadi taruhannya.

BACA JUGA:   Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Pecahkan Kaca didalam Kampus Unisba Jabar, PB SEMMI : Copot Kapolda Jabar

“Kami akan menyuarakan aspirasi didepan Basarnas untuk mendesak kepala Basarnas mundur karena tidak mampu dalam melakukan tugas dan fungsinya secara benar dan profesional,” tutupnya.(fy)

sumber: radarkotanews.com

News Feed