by

Aktivis Pemuda & Mahasiswa Jakarta, Kehilangan Jenderal Humanis Menjadi Kapolda Metro Jaya

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta | Penunjukan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono oleh Jenderal Idham Aziz sesuai Surat Telegram nomor: ST/3331/XIII/KEP./2019 tertanggal 20 Desember 2019. menjadi Wakapolri banyak disambut antusias oleh elemen aktivis pemuda dan mahasiswa di jakarta, hal tersebut juga dirasakan oleh organisasi serumpun dari syarikat Islam (SI).

“Kami senang bercampur sedih mendengar Pak Gatot Eddy menjadi Wakapolri, beliau sosok yang baik dan komunikatif, kami akan sangat merasa kehilangan beliau, semoga Kapolda Metro Jaya yang baru bisa sepertinya,” kata Fikrie Firdauzi Ketua Umum Pertahanan Ideologi Syarikat Islam melalui pesan singkat, Senin (23/12).

BACA JUGA:   Ketua umum PP PERISAI mengucapkan Dirgahayu HUT Bhayangkara ke-75

Pati Polri yang akan dilantik menjadi Wakapolri dan naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal tersebut juga dikenal sangat humanis dan dekat dengan aktivis mahasiswa dan pemuda di Jakarta.

“Beliau juga pernah datang ke sekretariat kami kok, di Jalan Taman Amir Hamzah No. 2, disaat acara SEMMI Jakarta Raya pelantikan dan dibarengi dengan santunan anak yatim PERISAI DKI Jakarta pada saat bulan ramadhan,” kenang Fikrie.

BACA JUGA:   Ketua umum PP WANITA PERISAI menghimbau Masyarakat Disiplin Terapkan 3M

Fikrie berharap Kapolda Metro Jaya yang baru bisa meniru gaya kepemimpinan Komjen Gatot Eddy yang merangkul semua pihak di ibu kota Jakarta.

“Selamat atas amanah baru untuk pak Gatot Eddy dan welcome to Jakarta Irjen Nana Sudjana atas amanah yang diberikan menjadi Kapolda Metro Jaya. Semoga sukses dan amanah,” tutupnya.

sumber: redaksijakarta.com

News Feed