by

Pengusaha Mal Gandeng Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi buat Gugat Pemprov DKI secara Perdata

ASOSIASI Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) manggandeng mantan Ketua Mahkamah Konstitusional (MK) Hamdan Zoelva untuk mengajukan gugatan perdata kepada Pemprov DKI Jakarta.

Dalam waktu dekat para pengusaha mal itu akan mengajukan judicial review terkait Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2018 tentang Perpasaran kepada lembaga Mahkamah Agung (MA).

“Mungkin sebelum libur tahun baru 2020, kami akan mendaftarkan gugatan tersebut,” kata Ketua Bidang Hukum dan Advokasi APPBI, Hery Sulistyono saat jumpa pers di gedung Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) di Epicentrum Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (13/12/2019) malam.

BACA JUGA:   Zoelva: Hubungan Elite Politik dan Pemodal Rugikan Rakyat

Hery mengatakan, organisasinya sengaja menggandeng Hamdan Zoelva karena dianggap memiliki segudang prestasi selama menjadi praktisi hukum. Bahkan dia pernah menjadi Ketua MK ke-4 periode 2013-2015.

“Yah tahulah Anda mengenai sosok Pak Hamdan, tentu biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit,” ujar Hery yang enggan membeberkan dana jasa pendampingan hukum untuk menggandeng Hamdan.

Hingga kini, kata dia, organisasinya tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk dibawa kepada MA sebagai bahan pertimbangan. Dia berharap agar permohonannya itu dikabulkan karena keberadaan Perda Nomor 2 tahun 2018 tentang Perpasaran dianggap memberatkan pengusaha mal.

BACA JUGA:   Dubes Saudi Arabia di Jakarta dan Jusuf Kalla menghadiri Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada Sekjen Rabithah Alam Islamy di UIN Malang

Aturan itu menjelaskan pengusaha mal wajib mengakomodir pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ke dalam mal sebesar 200 persen.

“Bagaimana kami mau merangkul mereka, toh yang berjualan di mal kami juga pelaku UMKM. Justru kalau kami sediakan, bakal memicu kecemburuan sosial bagi pelaku UMKM yang menyewa atau membeli tempat usaha,” kata Hery.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw

sumber: wartakota.tribunnews.com

News Feed