by

Dianggap Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa, Komjen Sigit Diundang Jadi Keynote Speaker Dalam Acara Toleransi Antar Umat Beragama

Print Friendly, PDF & Email

Bogor | Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bogor Raya dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) Cabang Kota Bogor akan menggelar Kuliah Umum yang bertajuk “Menyelaraskan Peran Pemuda Dalam Membangun Hidup Toleransi Antar Ummat Beragama di Bogor” pada 21 Desember 2019 di Ruang Rapat I Balaikota Bogor.

Koordinator Steering Committee, Rizqi Fathul Hakim mengatakan, “Toleransi merupakan suatu sikap atau perilaku manusia yang tidak menyimpang dari aturan, di mana seseorang menghargai atau menghormati setiap tindakan yang orang lain lakukan. Dalam konteks sosial-budaya dan agama, toleransi bisa diartikan sebagai sikap dan perbuatan yang menegasi adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Sebagai contoh, toleransi beragama dimana penganut mayoritas dalam suatu masyarakat mengizinkan keberadaan agama-agama lainnya”, ungkapnya kepada wartawan.

Semua agama menghargai manusia, maka dari itu semua umat beragama juga wajib saling menghargai, dengan demikian antar umat beragama yang berlainan akan terbina kerukunan hidup. Hal ini harus ditaati, dihormati dan dijalankan dengan kecerdasan hati, bukan dengan kekuatan otot bahkan dengan cara anarkis. Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di negeri ini. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keragaman yang begitu banyak. Tak hanya masalah adat istiadat atau budaya seni, tapi juga termasuk agama.

BACA JUGA:   Surat undangan debat terbuka PB SEMMI kepada Koordinator PPKM Darurat, Luhut Pandjaitan

Rizqi yang juga Direktur Kajian Strategis Tjokroaminoto Institute menjelaskan, “Walau mayoritas penduduk Indonesia memeluk Islam, ada beberapa agama lain yang juga dianut penduduk ini. Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu adalah contoh agama yang juga cukup banyak dipeluk oleh warga negara Indonesia. Setiap agama tentu punya aturan masing-masing dalam beribadah. Namun perbedaan ini bukanlah alasan untuk berpecah belah. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia agar negara ini tetap menjadi satu kesatuan yang utuh”, tandasnya.

“Dengan membaca persoalan ini, kami merasa terpanggil agar lebih kritis dan mendalam untuk menyelami persoalan Toleransi yang ada di Bogor. Untuk itu SEMMI dan Perisai berinisiatif untuk menghelat suatu agenda Kuliah Umum yang bertemakan : “Menyelaraskan Peran Pemuda Dalam Membangun Hidup Toleransi Antar Umat Beragama di Bogor”. Kami mengundang Komjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri untuk menjadi Keynote Speaker. Sedangkan untuk narasumber lain yang kami undang adalah Dr. Bima Arya Sugiarto (Walikota Bogor 2019 – 2024), para akademisi serta para tokoh lintas agama”, beber Rizqi.

BACA JUGA:   Ketum SEMMI Jakpus Dan Pengurus Jadi Korban Pembacokan, Ini Sikap PB SEMMI

Diketahui agenda tersebut akan dirangkai dalam sebuah pelaksanaan kegiatan Pelantikan Bersama SEMMI Bogor Raya dan PERISAI Cabang Kota Bogor. Kegiatan tersebut tentunya adalah wujud apresiasi konkret pemerintah dalam proses pembangunan bangsa. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 200 – 300 mahasiswa dan pemuda dari lintas kampus serta lintas agama.

News Feed