by

SEMMI Gelar Petisi Dukung BNN Melakukan Perubahan Bukan Pembubaran

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

RadarKotaNews, Jakarta – Setelah melakukan aksi pertama di depan kantor Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jakarta Pusat kembali turun kejalan sebagai bentuk perlawanan terhadap narkoba dengan melakukan petisi di lokasi hari bebas kendaraan bermotor kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (1/12).

Ketua Umum SEMMI Jakarta Pusat, Sena mengatakan bahwa dalam aspirasi yang digaungkan saat aksi demonstrasi beberapa hari lalu, SEMMI Jakarta Pusat mendukung dan berkomitmen untuk membantu pemerintah memberantas narkoba.

“Bentuk dukungan yang kami lakukan adalah dengan melakukan perubahan struktur atau restrukturisasi BNN, bukan pembubaran BNN RI. Karena jika memang narkotika masih sulit diberantas, yang salah bukan instansinya, namun orang yang bekerja untuk instansi tersebut patut untuk diganti,” jelasnya.

BACA JUGA:   SEMMI cabang Bogor Raya mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

Seharusnya, ujar Sena, pimpinan BNN dan para pejabat petinggi BNN dalam upaya pemberantasan narkotika bisa berjalan lebih maksimal lagi, seharusnya di berantas serta di cegah adalah masuknya narkoba ke Indonesia.

“Jika BNN bisa bekerja seperti yang diamanatkan dalam peran dan fungsi nya maka tidak akan ada peningkatan para konsumsi narkoba,” tegas Sena.

Sena menambahkan untuk menyikapi aspirasi kami yang kami rasa di awal kami turun ke kantor BNN RI, dugaan kami kepada para pejabat dan petinggi hanya duduk dan tertawa, maka kami tidak akan pernah bosan dan mundur untuk berteriak dengan bergerilya di hari berikutnya.

BACA JUGA:   PW SEMMI Jakarta Raya Tolak UU Cipta Kerja

“Demi memberantas dan melawan narkotika, kami akan selalu ada di garda terdepan, Indonesia akan maju dengan perubahan, bukan pembubaran. Sama seperti hak nya BNN bahwa pembubaran bukan solusi yang tepat. Itu hanya akan memperkeruh suasana, maka solusi kami adalah melakukan perubahan total Pejabat BNN, khususnya Pimpinan BNN Pak Heru Winarko karena telah gagal dalam memberantas narkoba di Indonesia,” tutupnya.(fy)

sumber: radarkotanews.com

News Feed