by

Silaturrahmi Bersama Wapres, Syarikat Islam Berpesan Agar Pemerintah Menghindari Stigma Radikal Kepada Ummat Islam

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, suarasi.com – “Posisi Wakil Presiden yang kebetulan seorang ulama dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus menjadi perekat sekaligus dan memperkuat persatuan ummat, sehingga ummat Islam menjadi solid,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva, saat menghadiri silaturrahmi pimpinan organisasi masyarakat (ormas) islam bersama Wapres KH. Ma’ruf Amin, di Kediamanan Wapres, Jakarta, Kamis (28/11).

Menurut Hamdan, inisiasi Wapres mengumpulkan pimpinan ormas islam menjadi sangat penting, dan kalau bisa tidak sekali ini saja, tetapi terus menerus.

BACA JUGA:   Syarikat Islam Sumatera Utara mengucapkan Selamat Milad ke-115 Tahun Syarikat Islam

Melihat kondisi sekarang, Hamdan berpesan agar ummat islam harus optimis bahwa negeri ini adalah negeri muslim dengan mayoritas penduduknya yang bergama islam.

“Tidak boleh kita mengembangkan sikap pembedaan antara negara dan islam, tetapi ummat islam harus terus menerus dengan sabar menjadikan negeri ini diwarnai oleh kebijakan yang sesuai dengan ajaran islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam,” tegasnya.

Hamdan menambahkan ummat islam tidak boleh terprovokasi untuk membenturkan antara islam dan negara. “Karena jika terjadi pembenturan antara umat islam dengan negara, maka akan menguntungkan orang yang tidak suka dengan islam dan merugikan kepentingan ummat islam,” jelasnya.

BACA JUGA:   Ulama Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Dilain pihak, lanjut Hamdan, pemerintah harus menghindari stigmatisasi radikalis kepada ummat islam, apalagi kepada kelompok ummat islam yang kritis sebagai radikal.

“Jika hal itu dilakukan akan sangat merugikan negara dan pemerintah, karena akan menambah masalah. Ummat islam akan sangat-sangat menerima jika diajak untuk dialog dan musyawarah,” tutupnya.

sumber: suarasi.com

News Feed