by

Milad Ke-114 Syarikat Islam Gelar Musnaker III dan Tasyakur

akarta, Kicaunews.com – Tahun 2019 adalah merupakan tahun ke-114 dari hadirnya Syarikat Islam dalam perjuangan kebangsaan di Tanah Air, yang dimulai dari berdiri nya organisasi/perkumpulan kaum pribumi yang di prakarsai oleh K. H. Samanhudi dengan nama Syarikat Dagang Islam.

Sejak awal berdirinya Syarikat Dagang Islam di Solo pada 16 Oktober 1905 berkonsentrasi gerakannya pada bidang ekonomi (perdagangan) berdasarkan ajaran Islam dengan perekonomian rakyat sebagai penggerak nya. Namun pada fase selanjutnya mengalami perkembangan arah gerakan yang tidak hanya terbatas pada bidang ekonomi, tetapi juga di bidang politik yang di dalamnya diikuti dengan perubahan nama dari Syarikat Dagang Islam menjadi Syarikat Islam dengan tokoh utamanya HOS Tjokroaminoto.

Perluasan orientasi gerakan yang dilakukan oleh Syarikat Islam dengan dukungan keanggotaan yang menyebar keseantero nusantara menjadi daya dukung tumbuhnya kesadaran nasionalisme secara lebih massif. Pada Kongres Nasional Syarikat Islam di Bandung pada tanggal 17-24 Juni 1916, HOS Tjoroaminoto dalam pidatonya menyerukan pentingnya kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dengan membentuk pemeritahan sendiri (zelfbestuur). Gagasan dari HOS Tjoroaminoto tersebut mengobarkan semangat nasionalisme tentang pentingnya arti kemerdekaan dari jajahan bangsa-bangsa asing.

Seiring dengan berkembangnya waktu, tantangan perubahan zaman mengharuskan pergerakan Syarikat Islam kembali kegari sazimuth-nya dengan menjadikan ekonomi dan perdagangan sebagai titik berat perjuangannya di samping kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan sebagaimana menjadi bagian yang menyatu dengan pergerakannya sebagaimana dihasilkan dalam MajelisTakhim/Kongres Nasional Syarikat Islam pada tahun 2015.

Karena itu, Syarikat Islam selama masa jihad 2015-2020 pada tahun pertama sampai dengan tahun ketiga telah melakukan ikhtiar dan daya upaya untuk mengejawantahkan maksud-maksud perjuangan organisasi sebagaimana diamanahkan dalam visi barunya melalui kebijakan yang dinamakan: “Catur Program Syarikat Islam” dengan bertumpu pada kegiatan utamanya di bidang ekonomi, organisasi, pendidikan, dan siyasah.

BACA JUGA:   Sambutan Pelantikan Ketua DPW SI BABEL

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) merupakan ajang permusyawaratan setingkat di bawah Majelis Takhim/Kongres Nasional yang memiliki kedudukan strategis dalam konteks menilai perkembangan organisasi Syarikat Islam dalam menjalankan amanah Majelis Takhim/Kongres Nasional, dengan menimbang keberhasilan dan hambatan yang terjadi di dalamnya.

Karena itu melalui momentum Mukernas III pada tahun 2019, Syarikat Islam dengan memilih tema: “PEMANTAPAN IMPLEMENTASI PROGRAM DAKWAH EKONOMI SYARIKAT ISLAM”. Dipilihnya tema kegiatan Mukernas tersebut diharapkan dapat tercapainya sasaran: Percepatan implementasi program aksi Syarikat Islam dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan/keummatan yang berbasiskan koperasi, UMKM, pertanian dan kehutanan.

Sebagaiajang permusyawaratan untuk meletakkan revitalisasi nilai kejuangan Syarikat Islam dalam menghadapi semangat kebangsaan yang baru,terutama dalam menghadapi persaingan dalam pergaulan hidup di era Industri  4.0 § Merajut silaturrahim intra dan ekstrakaum Syarikat Islam dalam memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwahwathaniyah di anatara sekalian anak bangsa. § Tasyakkur berkenaan memasuki usia ke-114 kehadiran Syarikat Islam dalam dinamika pergerakan ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Adapun kegiatan Mukernas Syarikat Islam akan dilaksanan pada tanggal 14-16 November 2019, bertempat di Hotel Grand Cempaka, Jl. Let.JendSuprapto, CempakaPutih Jakarta, yang Insya Allah akan dibuka secara oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin.

Disamping itu juga, kegiatan Mukernas diisi dengan pidato Ketua Umum Syarikat Islam  Dr. Hamdan Zoelva, SH., MH.  serta Peluncuran Koperasi Nasional Syarikat Islam Global Mitrasari, dan Peluncuran Politeknik GerakanTani Syarikat Islam (Gertasi) Bandung, serta pemberian penghargaan kepada Pemenang Lomba Gerakan Petani Berceritadan Petani Menuli soleh Menteri Koperasi-UKM Bapak Teten Masduki dan Gubernur DKI Jakarta Bapak H. Anies Baswedan, Ph.D.

BACA JUGA:   Pengajian dan Silaturrahim Nasional Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam

Selain itu, akan diadakan ceramah pembekalan dari: (i) Kementerian Kehutanandan Lingkungan Hidup mengenai Strategi Kementerian Kehutanan & Lingkungan Hidup dalam meningkatkan ekonomi Rakyat, (ii) ceramah dari Kementerian Pertanian mengenai Mengokohkan Mental Bangsa sebagai Masyarakat Agraris dalam Menghadapi Persaingan Global dalam Era Industri 4.0., (iii) ceramahKementerianKoperasi, Usaha Kecil dan Menengah mengenai Peran Organisasi.

Kemasyarakatan dalam Meningkatkan Koperasidan UMKM bagi Perekonomian Nasional .Ceramah pembekalan lainnya akan diisi oleh Bapak Heppy Trenggono mengenai Kebangkitan Ekonomi Tanggung jawab kita, serta ceramah Bapak Sandiaga S. Uno mengenai Penguatan Dakwah Ekonomi dalam Kemajuan Bangsa.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan agenda internal, berupa Sidang Mukernas dengan fokus pembahasan mengenai pemaparan dan pembahasan program aksi yang memberi penguatan dan percepatan dibidang ekonomi dan usaha-usaha sebagai ikhtiar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi kaum Syarikat Islam dalam rangka mendorong dan membangun kerakyatan yang berkesejahteraan.

Sebagai penutup prangkaian Mukernas Syarikat Islam akan dilakukan Silaturahim Nasional dan Tasyakur Milad Syarikat Islam ke-114 dengan Pengajian Nasional Kaum Syarikat Islam di Masjid Istiqlal Jakarta, pada hari Ahad, tanggal 17 November 2019. Pada kegiatan Silaturrahim dan Pengajian Nasional tahun 2019 ini secara khsakan diadakan bazar dari kaum Syarikat Islam, serta Pemberian Penghargaan kepada 2 (dua) orang dari Kaum Syarikat Islam yang secara rutin setiap bulan memberikan wakaf uang kepada Lembaga Wakaf Syarikat Islam. (Red/AW)

sumber: kicaunews.com

News Feed