by

Anies Keteteran Sendirian Jadi Gubernur, Ini Kata Mantan Ketua MK

Print Friendly, PDF & Email

MerahPutih.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva angkat bicara soal dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam memimpin Ibu Kota seorang diri.

Menurut Hamdan, Anies banyak kerja dan tidak terlalu gaduh dalam memimpin. Ia mencontohkan berbagai pembenahan yang dilakukan Anies antara lain sektor pendidikan, transportasi, dan Lingkungan Hidup.

“Kami melihat yang dilakukan Pak Anies cukup baik. Dia silent operation cukup baik, tidak ribut-ribut tapi banyak hal luar biasa. Penataan birokrasi, perbaikan transportasi dan lainnya. Banyak hal yang dikerjakan tapi tidak ribut-ribut,” kata Hamdan dalam acara Tasyakuran Milad ke-114 Syarikat Islam di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Hamdan Zoelva yang juga Ketua Umum Syarikat Islam (SI) itu juga mengapresiasi kepemimpinan Anies yang tanpa didampingi oleh seorang wakil gubernur.

BACA JUGA:   Mantan Ketua MK : Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina
Gubernur DKI Anies Baswedan saat pidato 2 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan, Selasa (15/10). (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Anies Baswedan saat pidato 2 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan, Selasa (15/10). (Foto: MP/Asropih)

Diketahui, sudah setahun lebih Sandiaga Uno meninggalkan kursi orang nomor dua di DKI. Oleh sebab itu, Hamdan meminta supaya proses pemilihan wagub DKI segera dipercepat.

“Patut kita syukuri walaupun sudah setahun kerja sendiri tanpa wagub harusnya cepet-cepet wakilnya diangkat. Karena bagaimana pun juga, harapan saya wagub DKI cepat dipilih sehingga proses pembangunan DKI yang penuh tantangan seperti kependudukan, lingkungan hidup, transportasi dan lainnya bisa terselesaikan,” tambahnya.

Terakhir, ia mendoakan agar Anies segera mendapat wagub dan mampu memimpin dengan amanah hingga akhir periode.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Tekankan Pentingnya Persatuan Umat

“Kalau kita lihat apa yang dilakukan Pak Anies secara jujur cukup bagus,” tutur Hamdan.

Anies sendiri mendapat julukan Gubernur Indonesia dari warganet. Menanggapi hal tersebut, Hamdan Zoelva menuturkan bahwa julukan tersebut wajar adanya. Karena Jakarta merupakan Ibu Kota dan menjadi pusat pemerintahan.

“DKI posisi sentral dari semua di Indonesia. Tidak salah orang menyatakan gubernur DKI sebagai Gubernur Indonesia. Sebenarnya tidak ada gubernur Indonesia yang ada gubernur DKI dan presiden Indonesia,” ujar Hamdan.

Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva. (Foto: MP/Kanugrahan)
Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva saat Milad SI ke-114. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ia mengajak para kepala daerah lain mencontoh kinerja kepemimpinan Anies di Jakarta.

“Oleh karena itu harus menjadi daya tarik serta daya pikat dari gubernur lain harus terbangun untuk terus maju,” tutupnya. (Knu)

sumber: merahputih.com

News Feed