by

Silaturahim Syarikat Islam ke President Sayistay Turki

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Salah satu agenda yang dijadwalkan Lembaga Wakaf Syarikat Islam ke Turki adalah bertemu dengan Mr Sayid Ahmed Bas, President Sayistay Turkis.

Sebagai informasi, Sayistay mirip BPK kalau di Indonesia. Akan tetapi, bedanya di Turki, badan ini memiliki pengaruh yang luar biasa dalam pemerintahan Turki.

“Di Turki, yang kini, menganut sistem pemerintahan presidensial berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa president Sayistay merupakan orang ke 5 paling berpengaruh di dalam pemerintahan. Dan benar saja, setelah jumpa beliau kami sangat padat diterima berbagai kalangan di Turki, bahkan kemarin Rabu, 9 Oktober 2019 terjadi meeting sampai 6 kali dengan berbagai lembaga pemerintahan  maupun universitas,” Kata Ketua Umum Lembaga Wakaf Syarikat Islam DR Hamdan Zoelva, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (11/10).

photo

Silaturahim Ketua Umum Lembaga Wakaf Syarikat Islam DR Hamdan Zoelva dan Mr Sayid Ahmed Bas, President Sayistay Turkis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak baik presiden Sayistay maupun Hamdan Zoelva sangat bergembira atas silaturahim yang terbangun. “Ke depan semoga Turki dan Indonesia semakin erat hubungannya karena antara keduanya punya momentum historis akan persaudaraan ke dua bangsa di masa lalu,” ujar Hamdan Zoelva.

Banyak kesepahaman kedua belah pihak terhadap beberapa persoalan terutama pendidikan, dakwah, ekonomi dan wakaf yang bisa dielaborasi lebih jauh ke depan antara Indonesia dan Turki juga lewat lembaga sosial seperti Syarikat Islam.

Diakhir pertemuan tersebut Mr Sayid Ahmet Bas menjamu rombongan Lembaga Wakaf Syarikat Islam makan siang di ruang makan Sayistay yg sangat berkelas baik sajian maupun pelayanannya di dampingi beberapa pejabat Sayistay.

Tak lupa Mr Sayid Ahmad Bas yang merupakan seorang yang sangat alim dan memiliki hobby mengoleksi berbagai Quran yang antik dan unik, dalam kesempatan tersebut memberikan cendra mata kepada Ketua Umum PP/LT Syarikat Islam salah satu dari koleksi Quran beliau yang juga sangat eksklusive. Setelah dipersilakan, Hamdan Zoelva memilih sendiri Alquran di ruang koleksi beliau.

sumber: republika.co.id

News Feed