by

Hamdan Zoelva Bela Pengacara Pemukul Hakim

Print Friendly, PDF & Email

Oleh: Urba Adiwijaya |

Suarapalu.com, Jakarta- Pengacara dari pengusaha Tomy WinataDesrizal Chaniago, menunjuk mantan Ketua MK, Hamdan Zoelva, untuk menjadi penasihat hukumnya. Dimana Desrizal, dituntut dalam kasus penyerangan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Kami adalah penasihat hukum Desrizal. Kami berharap, bahwa proses hukum pidana yang dijalani Desrizal akan berjalan secara wajar. Artinya, tidak berlaku di luar dari apa yang ada dalam dakwaan,” kata Hamdan Zoelva dalam jumpa pers kasus Desrizal Chaniago, di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Menurut Zoelva, kasus tersebut akan memasuki proses meja hijau, pada Selasa (8/10/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, ditemani tiga kuasa hukum lainnya, yaitu Januardi Hariwibowo, Atmajaya Salim, dan Tasman Gultom untuk menangani kasus Desrizal.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Salah Kalau Pelanggar PSBB Diancam UU Kekarantinaan

Peristiwa pemukulan oleh Desrizal, terjadi saat hakim PN Jakarta Pusat membacakan putusan atas perkara perdata Nomor 223/2018, pada Juli lalu. Atas perbuatannya itu, Desrizal mendapatkan ancaman pidana dua tahun delapan bulan. Karena melanggar Pasal 351 juncto 212 KUHP.

Zoelva mengatakan, Desrizal secara spontan melakukan pemukulan terhadap hakim. Akibat bukti atas kasus yang ditanganinya, berbuah penolakan gugatan wanprestasi yang diajukan pengusaha Tomy Winata, terhadap PT Geria Wijaya Prestige (GWP). Oleh karena itu, kuasa hukum dari Desrizal berharap, hakim yang menangani kasus Desrizal dapat menimbang. Apa latar belakang pemukulan yang dilakukan oleh kliennya tersebut.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Sebut Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina

Sebelumnya, Desrizal ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Karena melakukan pemukulan dengan menggunakan ikat pinggang, terhadap hakim Sunarso. Itu ketika melakukan pembacaan putusan. Meskipun terjadi pemukulan ketika itu, hasil pembacaan putusan oleh hakim tetap sama yaitu menolak gugatan yang diajukan pengusaha Tomy Winata terhadap PT GWP pada Kamis (18/7/2019). (AIJ/Ant)

sumber: suarapalu.com

News Feed