by

Eks Ketua MK Juluki Dewan Pengawas ‘Partner Berkelahi’ yang Dibutuhkan KPK

Print Friendly, PDF & Email

MerahPutih.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengaku setuju dengan adanya rencana membentuk Dewan Pengawas bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menilai tidak ada institusi tak dikontrol.

“Tak ada institusi yang bekerja sendiri tanpa mau dilihat oleh yang lain. Itu yang penting,” kata Hamdan ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (7/10).

Hamdan melanjutkan, tak bisa KPK bekerja sendirian. Bahkan, dia memiliki julukan khusus bagi Dewan Pengawasa KPK itu nanti jika sudah terbentuk.

BACA JUGA:   Komentari Penurunan Baliho Habib Rizieq oleh TNI, Hamdan Zoelva: Negara Nampak dalam Kondisi Darurat

“Butuh patner dan ‘berkelahi’ di dalam. Ini langkah benar atau tidak. Jadi saya kira ini di internal KPK sendiri bukan di eksternal,” jelas Hamdan.

Hamdan Zoelva. Foto: MP/Kanu
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva. Foto: MP/Kanu

Hamdan menyebut, satu-satunya yang bisa menjadi ‘patner’ adalah Dewan Pengawas.

“Kalau tidak itu apalagi? Kalau di Amerika yang sangat ditakuti penyidik adalah pengawas internalnya. Dalam kaitan itu hal ini penting,” sebut Hamdan.

BACA JUGA:   REBRANDING SYARIKAT ISLAM, 1 november 2020

Ia juga mengatakan, saat ini adalah langkah terbaik bagi masyarakat untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Ini langkah terbaik bagi masyarakat untuk mengajukan gugatan MK. Nanti tinggal para pemohon mengajukan bukti dalam aspek mana UU bertentangan dengan UUD,” kata Hamdan.

Hamdan melanjutkan, ditolak atau diterimanya permohonan tergantung pada pemohon.

“Itu tergantung mereka mengajukan dalil-dalil,” jelas Hamdan. (Knu)

sumber: merahputih.com

News Feed