by

Wisnu Sakti Buana, Wakil Walikota Surabaya menelisik Rumah seorang Guru Bangsa pendiri Syarikat Islam

Rumah ini bersejarah. Ada di perkampungan lama di bilangan Kampung Peneleh Surabaya. Tepatnya, di Rumah HOS Tjokroaminoto. Rumah seorang Guru Bangsa pendiri Syarikat Islam yang membangun pondasi perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme di negeri ini.

Pagi ini, Wisnu Sakti Buana, Wakil Walikota Surabaya menelisik lebih dalam untuk memahami jejak langkah sang Guru Bangsa.

“Ini pembelajaran kebangsaan,” tegas Wisnu, singkat dan jelas, saat berada di kamar bagian atas rumah Guru Bangsa. Ruang Publik untuk Narasi Kebangsaan Rumah HOS Tjokroaminoto adalah ruang bagi para pemuda yang kemudian menjadi tokoh bangsa yg untuk berdiskusi tentang masyarakat dan bangsanya. Kini, anak-anak muda kembali mencoba menyediakan ruang itu di tengah kebisingan di media sosial.

Di salah satu sudut di jalan Prapen, Surabaya, berdiri sebuah warung dengan nama Mbah Cokro, …..
Bagian yang cukup menohok dari warung itu adalah adanya papan kayu dipernis gelap dengan tulisan “MBAH COKRO, INDONESIA MASIH ADA”.
(Dikutip dari Kolom Politik & Hukum, Harian Kompas, Sabtu 2 Juni 2018, halaman 5, (Nina Susilo/Antony Lee)

sumber: facebook.com/semmi.pwjatim.5

News Feed