by

SEMMI Sulsel Harap Mahasiswa Tidak Terprovokasi Isu Pelengseran Presiden Jokowi

Bagikan:

Makassar, PANRITA.News – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sulsel angkat bicara terkait adanya isu pelengseran atau penurunan Joko Widodo sebagai presiden sebelum pelantikan.

Ketua Umum SEMMI Sulsel, Arul berusaha meredam isu tersebut dengan mengatakan bahwa isu adanya oknum yang ingin membatalkan pelantikan presiden adalah upaya segelintir oknum yang mencoba menari di atas genderang mahasiswa yang selama ini tengah memperjuangkan aspirasi terkait RUU KUHP dan UU lainnya.

“Saya liat Mahasiswa hari ini sangat cerdas dan kritis serta tidak gampang di panas-panasi dengan penumpang gelap yang ingin memanfaatkan gerakan Mahasiswa selama ini, kita harus Hati-hati,” ujar Arul.

BACA JUGA:   PB SEMMI Berencana Siapkan 10 Alasan Kepada Pemprov DKI Jakarta Tutup Apartemen Sentra Timur Residence

Sebelumnya, Politikus Partai Gerindra, Permadi menyebut mendukung penurunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum pelantikan.

Hal itu diungkapkan Permadi usai melakukan pertemuan tertutup dengan purnawirawan TNI Soenarko dan Al Khaththath.

Seperi dilansir dari Detik.com, Permadi mengaku mendukung aksi mahasiswa yang menolak RUU bermasalah, namun tuntutannya dianggap terlalu kecil.

“Kita sekarang terbengkalai semua bidang, sehingga adik-adik mahasiswa yang ingin menurunkan Jokowi kita dukung karena memang Jokowi sudah menipu rakyat Indonesia berkali-kali,” ujar Permadi di Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2019) seperti dikutip dari Detik.com.

Olehnya, terkait hal tersebut SEMMI Sulsel menghimbau untuk Mahasiswa untuk baiknya saat ini menahan diri karena adanya penumpang gelap yang ingin merusak pergerakan murni mahasiswa.

BACA JUGA:   PB SEMMI mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila

Terlepas dari itu, Arul menaruh hormat terhadap semua mahasiswa yang memperjuangkan demokrasi di Indonesia. Bahkan menyebabkan kematian dua mahasiswa di kendari bernama Randi dan Muhammad Yusuf Qardawi.

“Atas nama SEMMI Sulsel, saya juga mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Saudara Randi dan Muhammad Yusuf Qardawi yang merupakan mahasiswa Haluleo Kendari, dan turut berduka kepada kepada beberapa aparat kepolisian yang terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa kemarin,” tutup Arul.

sumber: panrita.news

Facebook Comments

News Feed