by

PB SEMMI Mendukung Sikap Tegas Kapolri Usut Pengibar Bendera Bintang Kejora

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengapresiasi dan mendukung sikap tegas kapolri dalam menegakkan hukum di Indonesia setelah sekelompok mahasiswa asal Papua melaksanakan aksi demonstrasi di depan Istana Negara.

Dalam aksi Papua yang digelar Rabu (29/8) kemarin, selain menuntut referendum pembebasan Papua, mereka juga secara terang-terangan mengibarkan bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara, tepatnya di dekat kawasan Monas, Jakarta Pusat.

“Sikap patriotik terhadap penegakan hukum dan menjaga persamaan dimata hukum yang dilakukan polri perlu didukung seluruh elemen anak bangsa Indonesia, apalagi demi menjaga kedaulatan dan Marwah negara. Langkah kapolri kami rasa sudah tepat,” ujar Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Kamis (29/8).

BACA JUGA:   PB SEMMI: "Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia"

Bintang juga menuturkan bahwa menyatakan aspirasi dimuka umum dan kebebasan berserikat memang sudah diatur, namun tidak melupakan UU dan aturan lainnya dalam menjaga tata tertib yang bisa menodai kedaulatan negara dan hak orang lain dalam berpendapat.

“Sebagai sesama mahasiswa kami menilai tindakan dan aksi demo yang dilakukan sudah kelewatan dan kebablasan dinegara demokrasi yang mempunyai kedaulatan seperti Indonesia. Jadi kami mendukung penuh langkah TNI/POLRI menjaga kedaulatan dan hukum diIndonesia tetap ditegakkan walau langit runtuh,” tambahnya.

Bintang juga menyesali beberapa aksi demonstrasi yang berlindung dibalik Hak Asasi Manusia tapi melupakan hak orang lain apalagi sampai menodai dan berencana membuat perpecahan di Indonesia.

BACA JUGA:   Sekolah kader SEMMI dihadiri 100 orang mahasiswa dari 8 kampus sejabodetabek

“Bendera merah putih, ideologi Pancasila dan kedaulatan NKRI direbut dan didirikan oleh para leluhur kita semua dari keringat dan darah dari penjajah. Jadi, siapapun disini yang berkhianat terhadap kedaulatan kami akan lawan walau darah menjadi pengorbanannya seperti para leluhur dulu merebut kemerdekaan dari penjajah,” tegasnya.

Bintang juga mengucapkan belasungkawa kepada prajurit TNI/POLRI yang menjadi korban dalam aksi sparatis sparatis Papua merdeka.

“Pengorbanan prajurit akan menjadi catatan baik bagi sejarah Indonesia, bentuk penghargaan tertinggi bagi para pejuang yang gugur dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara,” tutupnya.

News Feed