by

Agar Daya Saing Umat Meningkat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rektor Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia Murniati Mukhlisin menambahkan, untuk meningkatkan daya saing negari mayoritas Muslim ini, ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Di antaranya memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) yang menimba ilmu di luar negeri.

“Mereka yang sudah berpengalaman di negara lain harus dimaksimalkan, terutama yang mendapatkan beasis wa pemerintah,” kata Murniati. Baginya, inovasi global pun perlu ditingkatkan supa ya tidak ketinggalan dengan negara lain. Secara spesifik, daya saing umat umat Islam juga harus naik, baik di dalam maupun di luar negeri.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva menyebutkan, hal paling pokok untuk meningkatkan daya saing umat adalah lewat pendidikan dan pelatihan. Alasannya, daya saing sangat bergantung pada ke mam puan inovasi manajemen serta keterampilan.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva : Syarikat Islam Saat Ini Fokus dalam Mengembangkan Ekonomi Ummat

“Sekolah-sekolah juga pe santren di seluruh Indone sia, selain mengajarkan ilmu agama, harus pula memperkuat ilmu sains, manajemen, sekaligus keterampilan,” ujarnya saat dihubungi Republika.

Hamdan menilai umat Islam sudah memiliki kemampuan manajemen, terlihat dari sumber daya ekonomi umat yang mulai membaik. Hanya saja, itu perlu diiringi dengan kesadaran bersama.

Menurut dia, kondisi ekonomi yang mulai membaik akan menjadi kekuatan da h syat untuk memproduksi barang dan jasa jika bergerak bersama.”Misalnya seorang konglomerat membutuhkan dana Rp 100 miliar untuk mem bangun pabrik, maka da pat diperoleh dari 100 ribu orang yang mengumpulkan Rp 1 juta per orang,” tutur Hamdan.

BACA JUGA:   Mendikbud Wajib Baca Putusan MK yang Diketok Mahfud Md soal Tujuan Pendidikan

Hamdan menilai kekuatan solidaritas harus dibangun demi memperkuat industri milik umat. Selain itu, lanjutnya, wakaf tunai dapat digerakkan sebagai sumber pembiayaan untuk usaha-usaha produktif yang pasti. Hasil investasi dana wakaf tersebut ke mu dian bisa terus dikembang kan.

“Lalu menjadi sumber pembiayaan demi mening kat kan daya saing umat,” kata dia.

sumber: republika.co.id

News Feed