by

SEMMI Desak Jokowi Tetapkan Duka Nasional Bagi Korban Kebakaran Akibat Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019 disebagian pulau Jawa mengakibatkan kerugian yang cukup besar, bukan hanya materil atas kejadian ini, korban jiwa berjatuhan dan hal ini harus jadi duka nasional,” ujar Bintang Wahyu Saputra Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) saat di mintai keterangan melalui telepon.

Akibat dari pemadaman bergilir, kata Bintang, banyak masyarakat yang menyalakan penerangan seperti lilin membuat pemicu terjadinya kebakaran lebih dari 8 titik di Jakarta.

“Kebakaran itu disinyalir karena pemadaman listrik dan akhirnya telah menelan korban jiwa. Hal ini harus jadi perhatian serius pemerintah, karena pemadaman listrik lebih dari 10 jam tidak hanya mengakibatkan kerugian secara materil, atas peristiwa ini kami mendesak presiden untuk memberikan  rasa kemanusiaan atas korban jiwa yang berjatuhan dengan menjadikan tregedi tersebut menjadi duka nasional,” tambah Bintang.

BACA JUGA:   PB SEMMI bersmaa DPP KNPI Berbagi Makanan Siap Saji, Masker dan Handsanitize di Johar Baru

Selanjutnya, Bintang menyayangkan tata kelola ketenagalistrikan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini PT PLN sebagai operator dan Kementerian ESDM sebagai penanggung jawab sektor tidak serius dalam memenuhi tanggung jawab kepada masyarakat Indonesia.

“Padahal sebelum pemadaman listrik negara telah mengucurkan dana sebesar 6,5 triliun, melalui Peraturan Pemerintah No. 51/2019, tapi kenapa perbaikan atas kerusakan SUTET Unggaran Pemalang sangat lama, dan kerusakan tersebut tidak diketahui sebelumnya apa tidak ada pemeriksaan atau perawatan rutin dilakukan oleh PT PLN sebelumnya ini harus di telusuri lebih lanjut oleh KPK dan POLRI karena kami menduga ada permainan disini,” tegasnya.

Kemudian, ia juga mendesak presiden Joko Widodo untuk bertindak tegas atas peristiwa hari ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:   SEMMI Peduli: bagi-bagi sembako dan Beras di Tajur Halang, Kabupaten Bogor

“Minta maaf bukan solusi menyelesaikan inti permasalahan kami mendesak pergantian Seluruh jajaran direksi PT PLN karena dinilai gagal dalam mengelola listrik di tanah air dan kami juga meminta menteri ESDM bapak Ignasius Jonan untuk mundur dari jabatannya karena beliau paling bertanggung jawab atas sektor listrik di negara ini,” tutup Bintang.

Ia juga mengancam akan memboikot PT PLN dan Kementerian ESDM jika tuntutannya tidak di indahkan oleh pemerintah.

“Kita tunggu itikad baik pemerintah untuk membereskan permasalahan ini, namun jika tidak ada hal tersebut kami akan lakukan mosi tidak percaya kepada PLN dan ESDM”

News Feed