by

Aksi Unjuk Rasa Oleh SEMMI di Kantor Walikota Bogor Berakhir Ricuh

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

RadarKotaNews – Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Bogor berunjuk rasa didepan kantor Walikota Bogor, Senin (22/7) berlangsung ricuh.

Ketua umum SEMMI Cabang Bogor, Rizki mengungkapkan bahwa kericuhan disebabkan oleh oknum kepolisian yang seharusnya menjaga keamanan malah melakukan tindakan anarkis.

Alhasil, beberapa kawan kami terkena bogem mentah oleh polisi,” tambahnya.

Adapun aksi demonstrasi ini, lanjut Rizki merupakan aksi damai yang menuntut agar pemerintah kota Bogor menutup Imahalo Resto yang ditengarai terdapat aksi mempertontonkan wanita seksi tanpa sehelai benangpun.

BACA JUGA:   Pelantikan SEMMI Cabang kabupaten Simeulue periode 2020-2021

“Selain mempertontonkan tarian seksi wanita yang memakai celana dalam dan kutang tanpa sehelai baju, juga operasional hiburan malam ini melewati batas waktu beraktivitas,” tegasnya.

Menurut Rizki, Resto tersebut menjual minuman keras ilegal, karena itu kami suarakan tapi kenapa kami malah di pukuli.

Rizki juga mengecam tindakan represif aparat dalam menghadapi aksi demo mahasiswa dan meminta Polri serta Pemda Bogor untuk mengevaluasi tindakan pelanggaran ham terhadap aktivis SEMMI.

BACA JUGA:   PB SEMMI mengundang Deklarasi Legiun Bela Pancasila

“Minim prestasi Kapolres Bogor malah bertindak represif kepada aksi mahasiswa, kami akan demo dimabes Polri agar Kapolri mencopot Kapolres Bogor, serta melaporkan tindak ini kepada propam Polri,” tutupnya.

sumber: radarkotanews.com

News Feed