by

Diduga Tempat Pesta Narkoba & Prostitusi Hotel Fashion Didemo Mahasiswa

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Semmi.id, Jakarta – Untuk memberantas praktek prostitusi di ibukota negara Jakarta, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar unjuk rasa di Hotel Fashion, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (15/7). Dalam aksi unjuk rasa tersebut, PB SEMMI meminta kepada pengelola hotel untuk menutup praktik prostitusi terselubung yang berkedok griya pijat.

BACA JUGA:   PB SEMMI membuka Sekolah Kader 1 Se-Jabodetabek

“Selain prostitusi, kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di Hotel Fashion sudah menjadi rahasia umum sebagai tempat peredaran narkoba. Terbukti, tahun 2011 lalu, pernah terjadi peristiwa pengunjung hotel sebanyak 3 orang meninggal dunia dikarenakan over dosis,” ujar Bintang Wahyu Saputra selaku Ketua Umum PB SEMMI saat dimintai keterangan di Jakarta.

Padahal, lanjut Bintang, dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2007 menyebutkan tentang Ketertiban Umum pada pasal 42 ayat 2 yang berbunyi setiap orang dilarang menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain menjadi penjaja seks komersial.

BACA JUGA:   Sekolah kader SEMMI dihadiri 100 orang mahasiswa dari 8 kampus sejabodetabek

“Melihat kondisi seperti itu, kami menuntut kepada gubernur Anies Baswedan untuk segera mencabut izin operasional hotel Fashion,” tutupnya.

News Feed