by

Mantan Ketua MK Menilai Pelaksanaan Pemilu Tahun Ini Harus Dievaluasi, Harus Dikemas Lebih Sederhana

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Dr Hamdan Zoelva mengatakan Pemilihan Umum (Pemilu) periode berikutnya harus dievaluasi.

Menurutnya, pemilu harus dilakukan atau dikemas dengan lebih sederhana.

Dikatakan dia, sederhana yang dimaksudkan yaitu menggunakan sistem tertutup sehingga masyarakat hanya memilih partainya saja.

“Seperti pemilu tahun 1999, jadi para calon akan ditentukan oleh partai politik,” ujar Hamdan Zoelva saat ditemui pascapelantikan pengurus HMI, Rabu (3/7/2019).

BACA JUGA:   Para Tokoh Pengkaji Islam Gelar Webinar Renungan HUT RI

Hamdan menambahkan, pemilihan sederhana yang seperti itu tidak akan serumit seperti sekarang ini.

Diakui dia, pemilu sekarang itu sangat rumit.

Ia mencontohkan, untuk mencari nama yang akan dipilih saja harus mencari dengan membutuhkan waktu banyak.

“Jelas pemilu sekarang rumitnya kayak apa, melihat banyaknya nama calon, pusing mereka,” ucap Hamdan.

Hamdan juga mengatakan, sistem yang terbuka seperti Pemilu 2019, para anggota DPR yang terpilih tidak lebih baik dibanding penggunaan sistem tertutup seperti dulu.

BACA JUGA:   Ketua Umum LT SI menjadi Penguji dalam Ujian Terbuka Disertasi Doktor Ilmu Hukum atas nama Suhardi di UIA Jakarta

Hal ini menjadi bukti, sistem terbuka seperti sekarang ini menurutnya lebih buruk.

“Lihat saja banyak makan korban dari pekerjaan merekap hasil pemilu dari sistem terbuka yang buruk,” kata Hamdan.

Editor: taufik ismail

sumber: tribunnews.com

News Feed