by

TGB Kenang Ani Yudhoyono: Beliau Permata yang Kasat Mata

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat terus, dipadati oleh pelayat yang datang untuk melayat Ani Yudhoyono. Sejumlah pejabat dan tokoh-tokoh nasional juga tampak hadir di Cikeas.

Mereka antara lain Ketua MPR Zulkifli Hasan, eks Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Yusril Ihza Mahendra hingga Budayawan Jaya Suprana. Tampak juga politisi Golkar Nurul Arifin dan Artis Chaca Frederica.

“Ibu Ani seorang pejuang pekerja keras ikhlas, srikandi yang menjadi tauladan, bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar Zulkifli di Cikeas, Minggu (2/6).

TGB yang juga sempat dikenal sebagai poros utama Demokrat menganggap Ani adalah sosok teladan bagi perempuan Indonesia. Ia juga memahami betul betapa Ani merupakan sosok tak ternilai bagi SBY.

BACA JUGA:   Ketua Umum LT SI menjadi Penguji dalam Ujian Terbuka Disertasi Doktor Ilmu Hukum atas nama Suhardi di UIA Jakarta

“Permata yang kasat mata ya, beliau adalah orang yang sangat mencintai Pak SBY. Lahir batin beliau itu kelihatan sekali mencintai Pak SBY. Tidak perlu lama kita memandang kebersamaan, beliau kelihatan sekali bahwa beliau sangat mencintai Pak SBY,” tutur TGB.

“Ingin Pak SBY dalam pelaksanaan tugas itu bisa berhasil dengan baik dan itu tidak hanya dengan doa dari jauh. Tapi dengan kebersamaan yg hampir tidak pernah pisah,” sambungnya.

Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan

TGB bercerita, dalam kunjungan kerja ke NTB misalnya, kehadiran Ani membawa ketenangan kepada orang di dekatnya. “Saya pikir itu yang patut kita teladani salah satunya dari sekian banyak hal dari almarhumah ibu Ani Yudhoyono,” kenangnya.

BACA JUGA:   Jenazah Waketum PPP Reni Dimakamkan Di Cimaja Sukabumi

Sementara itu, Hamdan Zoelva menuturkan, Ani merupakan sosok istri yang setia dan selalu mendampingi SBY di manapun berada.

“Bu ani luar biasa sangat perhatian dengan Pak SBY di manapun ada SBY selalu ada Ani. Ke mana pun SBY pergi Ani ikut. Dalam keadaan apa pun saya enggak pernah lihat Ibu Ani capek. Beliau tidak pernah kelihatan capek. Selalu siap aja jalan,” kata Hamdan.

Rencananya jenazah Ani Yudhoyono akan disalatkan setelah ibadah salat Zuhur. Selepas itu, jenazah dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan.

Ani Yudhoyono wafat di National University Hospital Singapura pada Sabtu (1/6) sekitar 11.50 waktu setempat. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Ani sempat berjuang melawan penyakit kanker darah sejak Februari 2019.

Suasana Rumah Duka Ani Yudhoyono di Puri Cikeas, Minggu (2/06) Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan

sumber: kumparan.com

News Feed