by

Memorabilia tentang Ani Yudhoyono di Lingkaran SBY

Jakarta, CNN Indonesia — Kristiani Herrawati atau karib disapa Ani Yudhoyono, bukan hanya seorang istri dan ibu dua anak. Semasa hidupnya, Ani dikenal sebagai sosok pekerja keras dan tak pernah memperlihatkan rasa lelah saat mendampingi suaminya, Susilo Bambang Yudhoyono.

Mantan Menteri Kehutanan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Zulkifli Hasan menyebut Ani adalah sosok perempuan yang selalu bekerja keras dengan ikhlas.

“Ibu Ani seorang pejuang, pekerja keras ikhlas, srikandi yang menjadi tauladan, bisa menjadi inspirasi bagi semua,” kata Zulkifli di Pendopo Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6).

Selain Zulkifli, memori kesetiaan dan pekerja keras Ani juga terpatri dalam ingatan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus anggota Tim Kampanye Nasional pada 2004, Hamdan Zoelva.

Hamdan mengaku selalu kagum dengan sosok Ani yang setia mendampingi SBY dalam kondisi apapun. Pada 2004, SBY menjadi presiden hingga 2009. Dia kembali terpilih menjadi presiden pada 2009-2014.

BACA JUGA:   Bersama Ibu Prof Valina pada acara Seminar Nasional bertema Demokrasi Indonesia Setelah Dua Dekade

“Ibu Ani sosok yang tegar, hangat, dia tak pernah menunjukan perasaan lelah. Selalu ada untuk suaminya, ikut ke mana-mana. Sangat setia dalam keadaan apapun,” kata Hamdan.

Hamdan juga bercerita terkait kenangannya di Puri Cikeas ini. Saat SBY mencalonkan diri sebagai presiden pada 2004 lalu, Puri Cikeas adalah basis pertemuan tim kampanye.

Di sinilah, kata Hamdan, dirinya mengenal sosok Ani yang mendukung SBY.

“Di rumah (Cikeas) ini saya adalah tim Kampanye Nasional 2004. Saya selalu ada di sini. Belum ada pendopo waktu itu, saya sering bersama bapak dan ibu di perpustakaan. Dan ibu Ani sosok hangat kalau ketemu,” kata dia.

BACA JUGA:   Ketua Umum Syarikat Islam dan Wakil ketua Syarikat Islam

Hamdan sendiri mengaku kaget ketika mendengar Ani menderita kanker darah karena selama ini melihat kondisi perempuan itu dalam keadaan bugar.

“Saya kaget. Tadinya setelah lebaran, saya mau ke Singapura. Saya mau ketemu setelah lebaran tadinya. Rencananya gitu. Tapi beliau dipanggil duluan,” kata dia.

Di Pendopo Cikeas, tempat Ani terakhir kali disemayamkan telah hadir sejumlah tokoh untuk melakukan takziah dan memberi penghormatan terakhir kali untuk Ibu Negara Ke-6 RI ini.

Tokoh-tokoh tersebut diantaranya, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, musisi Dwiki Dharmawan, serta politikus senior Yusril Ihza Mahendra.

sumber: cnnindonesia.com

News Feed