by

Perkuat Ekonomi Umat, Syarikat Islam Luncurkan SI Wakaf

Print Friendly, PDF & Email

Moneter.id – Guna menguatkan perekonomian umat di Indonesia, Syarikat Islam (SI) meluncurkan SI Wakaf dibarengi dengan acara buka puasa bersama 1905 anak yatim dari berbagai panti asuhan se-Jabodetabek di Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.

Peluncuran program SI Wakaf dilakukan langsung oleh Ketua Laznah Tanfiziyah Syarikat Islam (LTSI) Indonesia Hamdan Zoelva bersama Penasihat LTSI Djan Faridz serta Ketua Badan Wakaf SI Abid Takalamingan.

Usai meresmikan program SI Wakaf, Hamdan Zoelva mewakili SI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan banyak pihak, antara lain BRI Syariah, BNI Syariah, Axa Financial, RS Lamina HMS, Yayasan ACT, PT Danareksa, BWI, untuk memastikan program tersebut bisa berjalan baik.

Hamdan mengatakan, sejak 2016 lalu Syarikat Islam menegaskan kembali ke khittah organisasi yang didirikan pertama kali oleh Haji Samanhudi dengan nama Syarikat Dagang Islam (SDI) pada tahun 1905. Saat itu organisasi tersebut berlandaskan perjuangan untuk meningkatkan kekuatan umat dalam bidang ekonomi, terutama perdagangan.

“Itulah sebabnya, untuk mengenang kembali kebangkitan umat tersebut, saat ini kami mengundang 1905 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Jabodetabek untuk bersama-sama berbuka puasa,” kata Hamdan.

BACA JUGA:   Pesan Mantan Ketum di Milad Muhammadiyah

Sejak 2016, kata Hamdan, SI mulai kembali fokus untuk melakukan kembali pergerakan yang memajukan dakwah ekonomi.  “Jadi di samping gerakan lainnya yakni memajukan koperasi, pembangunan pondok pesantren, gerakan wakaf ini pun adalah salah satu gerakan untuk mengembalikan kita semua kepada semangat membangun kekuatan ekonomi umat,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Dalam jangka pendek, kata Hamdan, SI berencana membangun SI Tower yang terdiri dari dua menara. Menara pertama akan digunakan untuk service apartement, sementara menara kedua akan digunakan untuk rumah sakit bagi masyarakat banyak. “Biayanya kami perkirakan RP 300 miliar, dan insya Allah, dengan niat suci kita semua, semua itu akan kita wujudkan,” kata dia.

Sementara itu, Penasihat LTSI Djan Faridz menegaskan akan sepenuhnya mendukung program SI Wakaf yang disebutnya sebagai program yang tepat dan diperlukan umat.

BACA JUGA:   Pelanggaran Hukum yang Dilakukan oleh PT KCN

“Kalau bicara potensi, potensi wakaf umat Islam itu besarnya tak kurang dari Rp 60 triliun per tahun,” kata Djan, mantan menteri perumahan rakyat di era Presiden SBY tersebut.  “Belum lagi banyaknya tanah-tanah yang tak banyak dimanfaatkan (idle).”

Kepada ribuan anak yatim yang hadir pada buka bersama itu, Djan meminta mereka untuk mendoakan agar semua tujuan SI bisa tercapai dengan sukses. “Doakan ya, agar semua cita-cita Syarikat Islam bisa tercapau demi kemaslahatan umat seluruhnya,” kata Djan.

Hadir pula dalam acara tersebut para mitra kerja Syarikat Islam, antara lain Dirut BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, Direktur Bisnis BRI Syariah Kokok Alun Akbar, Direktur Axa Financial Indonesia Nina Cicilia, Ketua ACT Ibnu Hajar, Ketua Badan Wakaf Indonesia Fahrul Razi, Dirut PT Danareksa Arief Budiman, pihak Rumah Sakit Lamina HMS drg Wahyu Darmono, Direktur Bimmas Polda Metro Jaya, dan perwakilan mitra-mitra kerja lainnya.

sumber: wartabatavia.com

News Feed