by

Jusuf Kalla Hargai Prabowo Membawa Sengketa Pemilu ke MK

Print Friendly, PDF & Email

VIVA – Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis malam 23 Mei 2019. Pertemuan membahas situasi yang sempat memanas belakangan ini.

“Khususnya tentang proses pemilu yang kemudian juga berefek kepada situasi ibu kota,” kata JK usai pertemuan tertutup.

JK mengungkapkan dia dan para tokoh sepakat menghargai kedua pasangan calon presiden yang bertekad menyelesaikan perselisihan sesuai aturan konstitusi. Termasuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang membawa masalah Pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

BACA JUGA:   13 Oktober 2020 Program Salam Indonesia Bisa Penyejuk Hati bersama Dr. H. Hamdan Zoelva, SH.MH

“Sehingga kita menghargai keputusan paslon nomor dua untuk membawa masalah ini ke MK. Karena itulah jalan sesuai dengan UU,” ujar JK.

Menurut Wapres, massa pengunjuk rasa yang damai dengan yang perusuh harus dibedakan dalam hal ini. Sehingga aparat bisa membedakan cara penanganan untuk kedua kelompok itu.

“Untuk pengunjuk rasa yang damai yang sesuai aturan. Untuk yang rusuh tentu ada aturan, polisi yang dibantu TNI untuk menindak tegas,” ucapnya.

Kepada para pengunjuk rasa yang tidak terima Prabowo kalah dalam rekapitulasi nasional, JK juga mengimbau untuk menunggu hasil sidang MK. Apalagi aspirasi pengunjuk rasa juga katanya sudah tersampaikan.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Sebut Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina

“Bagi pengunjuk rasa, kita harapkan juga menunggu hasil MK, karena kita sudah dengarkan aspirasi. Itulah harapan Kita semua proses semua,” kata JK.

Sejumlah tokoh hadir dalam pertemuan ini. Seperti Try Sutrisno, Said Aqil Siradj, Haedar Nashir, Salahudin Wahid, Ketua Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, Hamdan Zoelva dan juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

sumber: viva.co.id

News Feed