by

Berkunjung ke Lapas Kelas I Cipinang, PW Perisai Diterima oleh Kalapas

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, SuaraSI.com – Untuk menjaga tali silaturrahmi, Pengurus Wilayah Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PW Perisai) DKI Jakarta mengunjungi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (8/5). Dalam kunjungan tersebut, rombongan PW Perisai disambut langsung oleh Kepala Lapas Cipinang, Hendra Eka Putra dan Kepala Bidang Pembinaan, Muda Husni.

“Kunjungan PW Perisai DKI Jakarta ke lapas Cipinang merupakan kunjungan silaturrahmi pertama di periode kepengurusan PW Perisai DKI Jakarta,” ujar Ketua Umum PW Perisai DKI Jakarta, Fikrie Firdauzi yang didampingi Sekretaris Umum PW Perisai DKI Jakarta, Mohammad Hapi.

Fikrie menjelaskan tujuan berkunjung ke lapas Cipinang untuk melihat secara langsung kehidupan di lapas. “Karena kami menilai saat ini sangat banyak citra buruk yang ada di masyarakat perihal kehidupan di lapas,” tambahnya.

BACA JUGA:   Kecam Presiden Macron, Perisai Serukan Boikot Produk Prancis di Depan Carrefour

Citra buruk yang berkembang, lanjut Fikrie, tidak ditemukan dan tidak terbukti setelah mengunjungi lapas Cipinang. “Menurut saya, kehidupan di lapas terstruktur dengan baik. Jadwal makan dan jadwal sehari-hari sangat jelas dan terstruktur dengan baik. Pungutan liar seperti yang ramai di pemberitaan pun kami lihat tidak ada,” tegas Fikrie.

Ia menambahkan peringatan untuk tidak pungli diperkuat oleh imbuan yang terpampang disekitar lapas untuk tidak memberikan pungli kepada petugas lapas. “Kami mengunjungi masjid, dapur umum dan lapangan olahraga. Dari ketiga tempat yang kami kunjungi, tidak ada permasalahan yang berarti di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Kalapas Cipinang, Hendra Eka Putra menyampaikan terima kasih atas kunjungan PW Perisai DKI Jakarta. Hendra menjelaskan bahwa pembinaan di lapas terstruktur, misalnya dari segi makanan yang sangat diperhatikan. “Tak hanya itu, dalam lapas juga ada pelatihan loka karya yang sesuai dengan keilmuan dan keterampilan, seperti keterampilan mengolah kayu menjadi kursi, meja dan lemari. Juga keterampilan dalam mengolah peralatan mesin,” tambahnya.

BACA JUGA:   Turbulensi Pendidikan Jelang Satu Tahun Pandemi

Namun, dibalik bagusnya kehidupan dan perencanaan di lapas, baik Kalapas serta PW Perisai DKI Jakarta merekomendasikan agar uang makan yanh hanya 18 ribu rupiah per hari untuk warga binaan dinaikkan, ditambah kapasitas lapas yang juga harus dinaikkan.

“Saya mewakili teman-teman PW Perisai DKI Jakarta mengucapkan terima kasih kepada lapas Cipinang yang memberikan kesempatan untuk kami bersilaturrahmi,” tutup Fikrie.

sumber: suarasi.com

News Feed