by

Mantan Bos MK: People Power Justru Ciptakan Masalah Baru

Print Friendly, PDF & Email

RMco.id  Rakyat Merdeka – Seluruh pihak diminta tidak melakukan hal-hal justru merugikan bangsa dan negara. Salah satunya melakukan gerakan people power karena tidak mempercayai hasil pemilu.

“People Power tidak akan menyelesaikan masalah. Justru menimbulkan masalah baru. Saya harap mari menggunakan mekasnisme ada,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva, Rabu (17/4).

Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI ini menyebut, institusi demokrasi saat ini masih terbilang dapat dipercaya.

“Institusi demokrasi masih berjalan bagus tidak lumpuh kok. Pengadilan masih jalan dan bisa dikritisi. Yang jelas, people power akan timbulkan kerugian bagi bangsa ini,” ujarnya.

BACA JUGA:   24 Nopember 2020 Program Salam Indonesia Bisa Penyejuk Hati Kajian Islam Dan Konstitusi bersama Dr. H. Hamdan Zoelva, SH.MH

Selain itu, Hamdan menilai, Hakim MK saat ini masih terjaga integritasnya dan bisa menyelesaikan masalah kepemiluaan dengan baik.

“Hakim MK saat ini banyak bagus. Jangan prejudice. Jangan berprasangka buruk. MK sekarang ini kinerjanya baik, mereka akan bersidang secara terbuka dan transparan. MK masih eksis dan masih bisa dipercaya,” paparnya.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, people power atau kekuatan rakyat untuk menghadapi dugaan kecurangan Pemilu telah melenceng dari konstitusi Indonesia. “Janganlah kita keluar dari trayek konstitusi. Amien Rais ini kadang merusak juga,” kata, Rabu (17/4).

Menurut Pangi, apa yang disampaikan Amien Rais dapat berpotensi memecah belah bangsa. Padahal, konstitusi sudah mengatur soal adanya sengketa Pemilu.

BACA JUGA:   Polri Periksa Anies Pakai Pidana Kekarantinaan, Fadli Zon: Ngawur Saja, Baca yang Betul!

“Silakan Amien Rais tidak percaya sama MK. Tapi, jangan buat negara kita chaos atau politik pecah belah,” ujar Pangi.

Pengamat politik Emrus Sihombing menyebut, kalimat dilontarkan Amien Rais bernada ancaman negatif. Seharusnya, kata Emrus, sebagai politikus senior, Amien Rais lebih paham dalam mengambil langkah apabila ada sengketa pemilu.

“Kalau pelanggaran ya proses saja sesuai undang-undang. Jadi bukan dengan people power. Itu gerakan masyarakat secara masif. People power dampaknya tidak baik. Kalau ada kecurangan, sejatinya lakukan proses hukum diajukan di MK dan dikawal,” papar Emrus.

sumber: rmco.id

News Feed