by

Memperkuat Kebangkitan Ekonomi Umat

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Oleh Dede Prandana Putra (Aktivis Pertahanan Ideologi Syarikat Islam/PERISAI dan Peserta Muktamar Pemuda Islam)

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, seharusnya umat muslim Indonesia punya pengaruh yang besar terhadap perekonomian bangsa. Namun, ditengah pengaruh dan kekuatan ekonomi bangsa asing, kekuatan ekonomi umat seperti pisau yang sedang tumpul.

Ketumpulan tersebut dipicu oleh sistem ekonomi pasar bebas dari dunia internasional yang suka tidak suka berdampak kepada perekonomian nasional. Sistem ekonomi pasar bebas membuat aturan perekonomian seperti tidak ada batasnya. Penguasaan terhadap sumber daya alam adalah dampaknya.

Berbicara mengenai penguasaan sumber daya alam, untuk sekarang saya sepakat kiranya jika negara kita belum mampu untuk menguasai secara penuh. Padahal, penguasaan sumber daya alam sudah menjadi kewajiban bagi negara, seperti yang tertulis dalam konstitusi, yakni Undang-Undang Dasar 1945.

Melihat kondisi yang demikian, sudah saatnya sumber daya alam kembali berada di pangkuan ibu pertiwi. Tapi apa daya, dengan penguasaan yang sistematis dan terstruktur, pemerintah seperti terjebak untuk mengikuti arus pasar bebas.

Kalau boleh jujur, negara kita belum siap menerima pasar bebas. Kondisi sosial budaya masyarakat sangat mempengaruhi hal itu. Apalagi jika ditinjau dari semangat Pancasila yang bermakna Gotong Royong, maka sampai kapan pun negara ini hanya menjadi korban dari pasar bebas.

BACA JUGA:   Maklumat PP PERISAI tentang Omnibus Law

Melihat kondisi diatas, kita tidak harus pesimis. Masih ada sedikit optimisme yang perlu digalakkan lagi. Optimisme yang perlu dimunculkan salah satu nya melalui pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat.

Bukan tanpa alasan jika penguatan ekonomi umat menjadi solusi untuk mengatasi kondisi ketidakadilan yang disebabkan oleh pasar bebas. Indonesia punya atribut untuk itu, dan kita memiliki infrastruktur. Sekarang, tinggal bagaimana kita mengoptimalkan semua atribut serta infrastruktur yang ada agar perekonomian umat menjadi kuat.

Strategi Penguatan Ekonomi Umat

Untuk mengoptimalkan penguatan ekonomi umat, maka diperlukan beberapa strategi. Pertama, membuat aturan khusus tentang pengembangan ekonomi berbasis syariah. Bukan bermaksud SARA, toh saat ini perusahaan perbankan sudah menerapkannya.

Aturan khusus yang dimaksud seperti pemberian pinjaman modal kepada pelaku usaha yang menerapkan sistem usaha syariah. Contoh lainnya adalah aturan yang bertujuan melindungi pelaku ekomoni mikro dan kecil dari praktek monopoli perdagangan oleh para konglomerat.

Kedua, membatasi kepemilikan sumber daya oleh mereka yang notabene mereka pengusaha kelas kakap. Selain bertujuan untuk membangkitkan perekonomian umat, sekaligus untuk mengatasi gini ratio yang masih tinggi.

BACA JUGA:   Charlie Hebdo terbitkan Ulang Karikatur Nabi Muhammad, PP PERISAI Gelar Aksi di depan Kedubes PERANCIS

Ketiga, menciptakan iklim usaha yang kondusif dan bersahabat. Iklim usaha yang kondusif dan bersahabat bisa diciptakan melalui terobosan-terobosan pemerintah dalam pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur dan pembangunan digitalisasi.

Saatnya Ekonomi Umat Bangkit

Kita telah menyaksikan bagaimana visi dan misi calon presiden bidang ekonomi. Kedua pasang kandidat masing-masing memprioritaskan penguatan ekonomi umat. Kedua pasangan pun sepakat untuk mengatasi ketimpangan dan ketidakadilan yang terjadi, salah satunya dengan membangkitkan kembali ekonomi umat.

Lalu, jika kita lihat masyarakat yang mulai sadar akan kondisi perekonomian dan menggagas sebuah gerakan untuk membangkitkan semangat ekonomi umat, berarti hal tersebut perlu kita apresiasi dan dukung. Seperti halnya para Ketua-Ketua Umum dari organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan islam yang menggelar Muktamar Pemuda Islam dengan tema ‘Meneguhkan Semangat Kebangkitan Ekonomi Umat’, semoga memberikan hasil yang positif terhadap kebangkitan ekonomi umat.

Siapapun kelak yang akan jadi presiden, saya berharap agar semua visi dan misi yang berkaitan dengan perekonomian, terutama mengembangkan dan membangkitkan ekonomi umat muslim dapat diwujudkan, agar nanti bangsa ini dapat berlaku adil untuk masyarakatnya demi terwujudnya bangsa Indonesia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

sumber: suarasi.com

News Feed