by

Ketua Umum Syarikat Islam : Umat Muslim Jangan Terprovokasi dengan Aksi Brutal di Selandia Baru

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, SuaraSI.com – Kasus penembakan yang terjadi di masjid saat umat muslim akan melaksanakan shalat Jum’at di Selandia Baru telah menimbulkan kecaman dan reaksi yang keras dari organisasi muslim dunia, termasuk organisasi Syarikat Islam. “Saya mewakili kaum Syarikat Islam mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya dan duka yang mendalam atas peristiwa penembakan brutal di Selandia Baru,” kata Hamdan Zoelva selaku Ketua Umum LT DPP Syarikat Islam. Ia mengatakan aksi yang terjadi di Selandia Baru merupakan aksi yang tidak dapat ditolerir, karena merupakan aksi terorisme yang secara membabi-buta menghabisi nyawa manusia yang akan melaksanakan ibadah.
BACA JUGA:   Kala Kritikan pada UU Minerba Terus Mengalir
“Saya mengutuk serta mengecam kebiadaban pelaku teror yang telah membunuh lebih dari 50 orang yang akan melaksanakan shalat Jum’at,” kecam Hamdan kepada wartawan di kantor operasional DPP Syarikat Islam, Jakarta, Jum’at (15/3). Hamdan meminta hukuman yang berat kepada pelaku teror yang tidak mempunyai perikemanusiaan dan bertindak sangat biadab. Selain mengutuk dan mengecam tindakan pelaku, Syarikat Islam juga menyampaikan agar aksi di Selandia Baru yang menyerang tempat ibadah tidak menimbulkan efek yang luas hingga dapat memprovokasi umat muslim di Indonesia untuk melakukan tindakan yang sama dan bisa mengancam kerukunan antar umat beragama. “Saya mengharapkan agar kejadian penembakan brutal di Masjid Al Noor dan sebuah Masjid di Linwood Aveneu ini tidak berpengaruh terhadap kerukunan umat beragama di Indonesia,” harapnya.
BACA JUGA:   11 Agustus 2020 Program Salam Indonesia Bisa Penyejuk Hati bersama Dr. H. Hamdan Zoelva, SH.MH
Sebagai organisasi tertua di Indonesia yang lahir tahun 1905, Syarikat Islam berpesan agar masyarakat tidak terpancing dan tetap hidup rukun tanpa mau terpengaruh dengan isu-isu yang akan memecah belah kita sebagai bangsa yang selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, apalagi menjelang pesta demokrasi lima tahunan yakni pemlu serentak pada tanggal 17 April mendatang (Dede). sumber: suarasi.com

News Feed