by

Ustadz Adi Hidayat Kembali Ungkap Kisah KH Agus Salim yang Memicu Kriminalisasi pada Rocky Gerung

Print Friendly, PDF & Email

Kisah KH Agus Salim diolok-olok karena berjenggot kembali disampaikan dengan narasi yang indah oleh Ustadz Adi Hidayat (UAH).

Kehebatan KH Agus Salim yang memang menguasai 14 bahasa dunia memang sangat mengagumkan.

“Beliau diundang untuk menyampaikan pidato di parlemen dunia, saat naik ke atas panggung, beliau dicemooh dengan bahasa, embek, embek, embek,” katanya dalam sebuah ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat menceritakan kisah masyhur yang dialami oleh KH Agus Salim, kisah ini pernah disampaikan di sejumlah forum, termasuk yang disampaikan Rocky Gerung.

Menurut Ustadz Adi HidayatKH Agus Salim sangat menguasai ilmu dan menguasai Al Quran di saat dihina seperti itu.

“Beliau hadir dengan jenggotnya, begitu naik podium, para diplomat mengolok dengan kata-kata tidak biasa, embek, apa beliau marah?”

“Tidak karena beliau paham Al Quran surah ke 3 ayat 134, orang yang bertakwa adalah orang yang sanggup menahan amarahnya.”

“Diplomat takwa, dengan ilmunya, beliau naik podium, lihat kalimatnya.”

“Tuan-tuan dan nyonya-nyonya sekalian bahwa saya dianugerahi oleh Allah SWT Tuhan kita semua, kemampuan sejumlah bahasa manusia.”

“Jangankan bahasa manusia, bahasa kambing pun, saya, nanti, menafsirkannya.”

“Saya mohon maaf untuk kalangan kambing yang hadir di sidang istimewa ini.”

“Saya akan bicara dulu dengan bahasa manusia, setelah itu, saya jelaskan dengan bahasa kambing.”

Setelah itu, kata Ustadz Adi Hidayat, para penghina itu terbungkam, mereka berhasil dibuat malu karena menyampaikan bahasa kambing.

Hal tersebut juga telah dikisahkan dengan gaya khas yang diungkap Rocky Gerung untuk mengisahkan kekagumannya pada sosok KH Agus Salim.

Bahkan, sesungguhnya, Rocky Gerung memuji kehebatan KH Agus Salim, yang dihina sebagian orang asing dengan kata-kata menghina karena menyamakan dia dengan kambing.

Berikut sebagian cerita yang dikisahkan oleh Rocky Gerung, yang membuat dia kembali dilaporkan ke polisi karena dianggap menghina KH Agus Salim.

“Jadi, saat dia pidato, beliau terdiam sejenak untuk bertanya, setahu saya, saya diundang untuk bicara di forum manusia, tapi mengapa ada binatang di forum manusia ini?”

“Hal itu menegaskan bahwa KH Agus Salim tidak pernah plongak plongok.”

Sebelum ini, Rocky Gerung juga dilaporkan sejumlah pembencinya ke polisi dengan membawa salah satu diskusi di Indonesia Lawyers Club (ILC).

Kala itu, Rocky Gerung menyampaikan tentang kitab suci merupakan fiksi dalam makna fiksi adalah hal yang baik, bukan fiktif.

Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto

sumber: wartakota.tribunnews.com

News Feed