by

Para Pengacara Deklarasi Advokat Independen Untuk Pemilu Jujur dan Adil

Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA, braind.id – Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, para advokat mendeklarasikan Advokat Independen Untuk Pemilu Jujur dan Adil (ADPRIL).

Organisasi tersebut merupakan gerakan moral para advokat untuk mewujudkan pemilu 2019 sebagai Pemilu yang jujur dan adil.

Hal itu dikatakan Deklarator Advokat Independen Untuk Pemilu Jujur dan Adil (ADPRIL), Hamdan Zoelva, Sabtu (16/02/2019), saat acara Deklarasi Advokat Independen Untuk Pemilu Jujur dan Adil (ADPRIL) di  Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat.

“Untuk mengawal pemilu yang jujur dan adil, ADPRIL akan memerangi hoax, kampanye hitam dan ujaran kebencian serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu,” katanya.

“ADPRIL terbentuk atas dasar keresahan kami atas adanya informasi hukum yang simpang siur. Hoax dan sebagainya,” ujar Hamdan Zoelva.

BACA JUGA:   Gugatan PTUN Moeldoko Terhadap Menkumham Disebut Tidak Berdasar Hukum

Dalam posisi seperti ini, kata dia, para advokat merasa sudah jarang orang bicara secara independen, terhadap situasi sekarang. Baik pandangan terhadap penyelenggara, konstentan maupun partisan.

Lanjutnua, Para advokat merasa perlu memberikan pandangan-pandangan yang independen secara hukum baik itu kepada penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) maupun kepada peserta pemilu.

“Ini tanggungjawab moral advokat membentuk advokat independen untuk pemilu yang jujur dan adil. Kalau ada isu ADPRIL akan menyampaikan sesuai fakta, kebenaran dan tidak memihak satu kekhawatiran di Pemilu ini kalau perbedaan tipis,” terang Hamdan.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Gugatan PTUN Moeldoko Tidak Berdasar Hukum

“Terutama pilpres, siapapun yang kalah akan mencari pembenaran, karena apapun hasilnya, yang kalah pasti akan mencari kesalahan. Jadi dari awal kami akan ingatkan penyelenggara pemilu supaya terus independendan jurdil,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Deklarator Advokat Independen Untuk Pemilu Jujur dan Adil (ADPRI),  Muhammad Ismak mengatakan pihaknya tidak hanya terpaku pada pilpres saja. “Ini ada juga pemilu legislatif, jadi kami juga akan kawal Pilpres dan Pemilihan Legislatid”.

“Demokrasi tidak ditegakan dengan marah dan  hoax.  Sebagai advokat kami punya kewajiban moral untuk menjaga demokrasi tetap berjalan dengan baik,” kata Ismak. (dade)

sumber: braind.id

News Feed