SYARIKAT ISLAM
Tuesday, February 7, 2023
Advertisement
  • Home
  • Organisasi
    • DPP
      • DPP SI 2015-2020
    • Sejarah
    • Arti Logo
    • Skema Organisasi
    • Peraturan Dasar
    • Peraturan Rumah Tangga
    • Anggaran Dasar
    • Anggaran Rumah Tangga
    • Profil Ketum
    • Pengurus
      • Jakarta
    • Tokoh
      • Hamdan Zoelva
      • Ferry Juliantono
      • AM Sangadji
      • Abdoel Moeis
      • Agus Salim
      • Alimin
      • Darsono
      • HOS Tjokroaminoto
      • Samanhudi
      • Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
      • Semaun
      • Soerjopranoto
      • Tan Malaka
      • Tirto Adhi Soerjo
    • Orsap
      • SEMMI
        • Sejarah SEMMI
        • Anggaran Dasar SEMMI
        • Anggaran Rumah Tangga SEMMI
        • Pengurus SEMMI
        • Legalitas SEMMI
      • GERTASI
      • SEPMI
      • PERISAI
      • PM
      • SIGAP
      • WSI
  • Program
    • BAPESI
    • SI Mart
    • SI Wakaf
  • Gabung
    • Anggota BAPESI
  • Kontak
    • Kontak DPP SI
      • Facebook
      • Facebook Group
      • Facebook Page
      • Instagram
      • Twitter
  • Publikasi
    • Maklumat
      • Pernyataan
      • Edaran
      • Mukernas
    • Majelis
      • Majelis Tahkim
      • Majelis Syar’i
  • Hikmah
    • Khutbah
    • Tausiyah
    • Sajak
    • Lazuardi Ramadhan
  • Media
    • Web
      • hamdanzoelva.com
      • ferryjuliantono.com
      • perisai.or.id
      • semmi.or.id
      • pemudamuslim.or.id
      • wsi.or.id
      • sepmi.or.id
      • gertasi.or.id
      • sigap.or.id
      • sesmi.or.id
      • siap.or.id
      • bapesi.id
    • Web TV SI
    • YouTube TV SI
    • salamradio.com
    • Live Streaming Radio
    • e-Mail
  • indeks
    • index 1 (SI & Wanita SI)
    • index 2 (Ketum & Pengurus SI)
    • index 3 (SEMMI, SEPMI, SESMI, SIAP)
    • index 4 (PERISAI, PMI, GERTASI, SIGAP)
    • index 5 (Salam Radio & TV SI)
    • index 6 (Kaum SI & Berita Umum)
    • index 2022
    • index 2021
    • index 2020
    • index 2019
    • index 2018
    • index 2017
    • index 2016
    • index 2015
    • index 2014
    • index 2013
    • index 2012
    • index 2011
    • index 2001 – 2010
No Result
View All Result
  • Home
  • Organisasi
    • DPP
      • DPP SI 2015-2020
    • Sejarah
    • Arti Logo
    • Skema Organisasi
    • Peraturan Dasar
    • Peraturan Rumah Tangga
    • Anggaran Dasar
    • Anggaran Rumah Tangga
    • Profil Ketum
    • Pengurus
      • Jakarta
    • Tokoh
      • Hamdan Zoelva
      • Ferry Juliantono
      • AM Sangadji
      • Abdoel Moeis
      • Agus Salim
      • Alimin
      • Darsono
      • HOS Tjokroaminoto
      • Samanhudi
      • Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
      • Semaun
      • Soerjopranoto
      • Tan Malaka
      • Tirto Adhi Soerjo
    • Orsap
      • SEMMI
        • Sejarah SEMMI
        • Anggaran Dasar SEMMI
        • Anggaran Rumah Tangga SEMMI
        • Pengurus SEMMI
        • Legalitas SEMMI
      • GERTASI
      • SEPMI
      • PERISAI
      • PM
      • SIGAP
      • WSI
  • Program
    • BAPESI
    • SI Mart
    • SI Wakaf
  • Gabung
    • Anggota BAPESI
  • Kontak
    • Kontak DPP SI
      • Facebook
      • Facebook Group
      • Facebook Page
      • Instagram
      • Twitter
  • Publikasi
    • Maklumat
      • Pernyataan
      • Edaran
      • Mukernas
    • Majelis
      • Majelis Tahkim
      • Majelis Syar’i
  • Hikmah
    • Khutbah
    • Tausiyah
    • Sajak
    • Lazuardi Ramadhan
  • Media
    • Web
      • hamdanzoelva.com
      • ferryjuliantono.com
      • perisai.or.id
      • semmi.or.id
      • pemudamuslim.or.id
      • wsi.or.id
      • sepmi.or.id
      • gertasi.or.id
      • sigap.or.id
      • sesmi.or.id
      • siap.or.id
      • bapesi.id
    • Web TV SI
    • YouTube TV SI
    • salamradio.com
    • Live Streaming Radio
    • e-Mail
  • indeks
    • index 1 (SI & Wanita SI)
    • index 2 (Ketum & Pengurus SI)
    • index 3 (SEMMI, SEPMI, SESMI, SIAP)
    • index 4 (PERISAI, PMI, GERTASI, SIGAP)
    • index 5 (Salam Radio & TV SI)
    • index 6 (Kaum SI & Berita Umum)
    • index 2022
    • index 2021
    • index 2020
    • index 2019
    • index 2018
    • index 2017
    • index 2016
    • index 2015
    • index 2014
    • index 2013
    • index 2012
    • index 2011
    • index 2001 – 2010
SYARIKAT ISLAM
No Result
View All Result
SYARIKAT ISLAM
No Result
View All Result

Dahulukan kenegarawanan dalam seleksi hakim konstitusi

by admin
February 12, 2019
in #Ketua Umum SI
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dahulukan kenegarawanan dalam seleksi hakim konstitusi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WAShare on TelegramShare on Twitter

Aroma kepentingan politik dalam proses seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kali ini tercium sangat kuat. Hal itu terasa bahkan sejak masa pendaftaran calon hakim konstitusi, proses pengujian, dan bahkan sampai pada tahap pengumuman hasil seleksi yang ditunda.

Seleksi hakim MK kali ini dilakukan untuk mendapatkan pengganti bagi dua hakim konstitusi yang masa jabatannya akan segera berakhir. Hakim MK yang akan berakhir masa jabatannya itu adalah Dr. Wahiduddin Adams dan Prof Dr Aswanto, S.H M.Si, DFM. Kedua hakim MK itu dulu terpilih dari jalur Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

DPR, menurut Undang-undang Nomor 24/2003 tentang Mahkamah Konstitusi, memang merupakan salah satu dari tiga lembaga yang bisa mengajukan hakim konstitusi; selain Mahkamah Agung (MA) dan Presiden.

Tepatnya, Pasal 18 UU MK itu menyatakan, masing-masing ketiga lembaga negara itu mengajukan 3 orang untuk menjadi hakim konstitusi sehingga hakim konstitusi di MK berjumlah 9 orang.

Karena dua orang hakim konstitusi yang akan berakhir masa jabatannya itu berasal dari jalur pengajuan DPR, maka seleksi hakim MK kali ini pun dilakukan oleh DPR. Seleksi hakim konstitusi di jalur pengajuan DPR patut mendapat perhatian yang saksama dari semua pihak.

MK adalah satu-satunya lembaga yang berwenang mengadili perselisihan hasil pemilihan umum. DPR, yang di dalamnya terdapat partai-partai politik, sudah barang tentu sangat berkepentingan dengan kewenangan itu. Kepentingan parpol dan kewenangan MK beririsan dalam urusan perselisihan hasil pemilu itu.

Itu sebabnya, dalam kondisi ideal, tantangan dalam seleksi hakim konstitusi di jalur pengajuan DPR sebetulnya lebih pelik. Karena itu pula warga negara menuntut transparansi dalam seleksi hakim konstitusi di jalur itu, untuk memastikan bahwa proses seleksi tersebut tidak melulu memihak kepentingan parpol sambil mengabaikan kepentingan kehidupan bernegara yang lebih luas.

Semula proses seleksi hakim konstitusi kali ini menunjukkan gelagat baik. Untuk dapat mengikuti proses seleksi, DPR menyatakan bahwa semua calon harus melalui proses pendaftaran. Bahkan jika dua hakim konstitusi yang akan berakhir masa jabatannya itu berminat untuk kembali mencalonkan diri, keduanya harus mendaftar terlebih dahulu. Selain itu, DPR juga menyatakan, seleksi hakim konstitusi kali ini akan melibatkan panel ahli.

BACA JUGA:   Eks Ketua MK Sebut Pemilu Coblos Caleg Langgengkan Oligarki-Kapitalisme

Itu adalah langkah yang harus diapresiasi. Bagaimanapun, kewajiban untuk mendaftar dan pelibatan panel ahli adalah langkah yang jauh lebih baik ketimbang proses seleksi calon tunggal hakim konstitusi dua tahun lalu. Saat itu Arief Hidayat menjadi satu-satunya calon hakim konstitusi, yang tidak melalui proses pendaftaran; uji kelayakan dan kepatutannya pun dilakukan internal DPR-–tanpa melibatkan panel ahli.

Sayangnya, langkah awal yang bagus itu tidak dilanjutkan dengan pendekatan-pendekatan yang memperlihatkan keterbukaan untuk lebih meyakinkan seluruh warga negara bahwa proses seleksi hakim konstitusi tersebut tidak dicemari oleh kepentingan-kepentingan politik kelompok jangka pendek.

Masa pendaftaran bagi para calon hakim konstitusi, misal, sangat pendek. Pendaftaran dimulai pada 11 Januari dan ditutup pada 18 Januari. Waktu yang pendek itu, seperti dikritisi oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Selamatkan MK, tidaklah cukup untuk bisa menjaring lebih banyak kandidat dalam seleksi.

DPR diminta untuk memperpanjang masa pendaftaran. Namun permintaan itu tidak digubris. Hasilnya, hanya ada 11 orang-–termasuk 2 calon petahana–yang menjadi kandidat hakim konstitusi dalam seleksi tersebut.

DPR juga terkesan tidak transparan perihal panel ahli yang dilibatkan dalam proses seleksi tersebut. Pada mulanya, tak terlalu jelas siapa saja yang ikut dalam panel ahli tersebut.

Kemudian beredar kabar bahwa panel ahli itu terdiri dari 7 orang. Mereka adalah Nasarudin Umar, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Eddy OS Hiariej, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada; Maria Farida Indrati dan Maruarar Siahaan, mantan hakim konstitusi; Siti Zuhro, peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia; Mahfud MD dan Hamdan Zoelva, dua mantan Ketua MK.

BACA JUGA:   Luhut Kritik OTT KPK, Hamdan Zoelva : Korupsi Jangan Ditoleransi

Namun kemudian ada kabar lain yang menyebutkan bahwa panel ahli itu terdiri dari 5 orang. Yaitu, 3 orang mantan hakim konstitusi; Harjono, Maruarar Siahaan, dan Maria Farida; ditambah dengan Eddy OS Hiariej dan Nasarudin Umar. Belakangan, Nasarudin Umar tidak lagi disebut-sebut sebagai bagian dari panel ahli tersebut.

Di tengah kritik keras yang meragukan kesungguhan DPR untuk mendapatkan hakim konstitusi yang berintegritas dan negarawan itu, DPR memutuskan untuk menunda pengumuman hasil seleksi. Semula, pengumuman itu akan dilakukan 7 Februari lalu namun kemudian ditunda sampai pertengahan Maret.

Sikap DPR itu dengan jelas memperlihatkan gelagat betapa kuatnya kepentingan politik dalam seleksi hakim konstitusi kali ini. Politisi di DPR pun tidak mengelak dari tudingan itu dengan dalih bahwa DPR memang merupakan lembaga politik.

Benar bahwa DPR merupakan lembaga politik sehingga seleksi hakim konstitusi pun akan bersinggungan dengan kepentingan politik itu. Namun, jelas pula bahwa kepentingan politik yang dilibatkan dalam proses seleksi hakim konstitusi bukanlah kepentingan politik elektoral dan partisan dari parpol.

Selain berintegritas dan memiliki kepakaran di bidang yang menjadi kewenangan MK, hakim konstitusi seharusnya membawa kepentingan politik kenegarawanan dalam merawat dan menafsirkan konstitusi. Seleksi hakim konstitusi itu seharusnya mengelaborasi dan menimbang potensi kenegarawanan para kandidat.

Sungguh menyedihkan jika seleksi hakim konstitusi itu justru lebih diwarnai oleh upaya menakar potensi keberpihakan para kandidat dalam kasus perselisihan hasil pemilu, yang menunjukkan saratnya kepentingan jangka pendek parpol.

Pengumuman hasil seleksi hakim konstitusi masih akan berlangsung satu bulan lagi. Semoga saja ada politisi bersih di DPR yang memiliki visi kenegarawanan, yang bisa mendorong fraksinya untuk mengabaikan kepentingan jangka pendek parpol dalam memutuskan hasil seleksi.

sumber: beritagar.id

Tags: seleksi hakim konstitusi
Previous Post

Hamdan Zoelva Khawatir Hakim Terus Menuruti Jaksa KPK

Next Post

Hamdan Zoelva: Saya Khawatir Apa yang Dimau KPK Itu Diputus Pengadilan

admin

Related Posts

Eks Ketua MK Sebut Pemilu Coblos Caleg Langgengkan Oligarki-Kapitalisme

Eks Ketua MK Sebut Pemilu Coblos Caleg Langgengkan Oligarki-Kapitalisme

January 13, 2023
4
Presiden SI selaku pembicara utama di Rakornas komisi ukhuwah MUI 27-28 desember 2022

Presiden SI selaku pembicara utama di Rakornas komisi ukhuwah MUI 27-28 desember 2022

December 27, 2022
7
Luhut Kritik OTT KPK, Hamdan Zoelva : Korupsi Jangan Ditoleransi

Luhut Kritik OTT KPK, Hamdan Zoelva : Korupsi Jangan Ditoleransi

December 21, 2022
4
Hamdan Zoelva Launching Logo Kongres SEMMI yang Digelar Bulan Febuari 2023 di Surabaya

Hamdan Zoelva Launching Logo Kongres SEMMI yang Digelar Bulan Febuari 2023 di Surabaya

December 18, 2022
13
Polemik Penundaan Pemilu Dari Aspek Hukum Tata Negara

Polemik Penundaan Pemilu Dari Aspek Hukum Tata Negara

December 13, 2022
1
Jakarta Business School appointed MEC’S strategic partner

Jakarta Business School appointed MEC’S strategic partner

December 12, 2022
3
Next Post
Hamdan Zoelva: Saya Khawatir Apa yang Dimau KPK Itu Diputus Pengadilan

Hamdan Zoelva: Saya Khawatir Apa yang Dimau KPK Itu Diputus Pengadilan

Hamdan Zoelva: KPK Merasa Hebat karena Tepuk Tangan Publik

Hamdan Zoelva: KPK Merasa Hebat karena Tepuk Tangan Publik

Hamdan Zoelva Tuding OTT KPK Ajang Pamer

Hamdan Zoelva Tuding OTT KPK Ajang Pamer

Hamdan Zoelva Nilai Kerja KPK Hanya untuk Cari Tepuk Tangan Masyarakat

Hamdan Zoelva Nilai Kerja KPK Hanya untuk Cari Tepuk Tangan Masyarakat

Seminar Nasional Gertasi Sulsel Membahas 77 Makalah

Seminar Nasional Gertasi Sulsel Membahas 77 Makalah

IKLAN

20,000+ Artikel

  • #Berita Umum (986)
  • #Gerakan Tani Syarikat Islam (148)
  • #Kaum SI (383)
  • #Ketua Umum SI (3,357)
  • #LAZ SI (128)
  • #Lembaga Dakwah SI (29)
  • #Pemuda Muslimin Indonesia (1,880)
  • #Pengurus SI (190)
  • #Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (816)
  • #Salam Radio (1,515)
  • #Sekretaris Jendral SI (172)
  • #Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (4,407)
  • #Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (107)
  • #Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (137)
  • #SI Mart (10)
  • #SI Wakaf (1,420)
  • #Syarikat Islam (3,879)
  • #Syarikat Islam Angkatan Pandu (96)
  • #Syarikat Islam Tanggap Bencana (181)
  • #Tjokroaminoto Institute (71)
  • #Wanita Syarikat Islam (330)

© 2022 si.or.id / syarikatislam@si.or.id.

  • #2370 (no title)
  • #49977 (no title)
  • #75774 (no title)
  • 404 Error
  • account
  • Anggaran Dasar
  • Anggaran Dasar SEMMI
  • Anggaran Rumah Tangga
  • Anggaran Rumah Tangga SEMMI
  • Arti Logo
  • Button
  • cart
  • Charts
  • checkout
  • Daftar SEMMI
  • Donasi
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • DPP 2015-2020
  • Edaran
  • Home
  • Indeks Berita
  • index 2001 – 2010
  • index 2011
  • index 2012
  • index 2013
  • index 2014
  • index 2015
  • index 2016
  • index 2017
  • index 2018
  • index 2019
  • index 2020
  • index 2021
  • index 2022
  • index-1
  • index-2
  • index-3
  • index-4
  • index-5
  • index-6
  • Jakarta
  • Kabupaten Bogor
  • Khutbah
    • Idul Fitri Isyhadu bi Anna Muslim
    • Idul Fitri MetroTV Khotbah
    • Idul Fitri Sunda Kelapa Khotbah
  • Kontak
  • LAZUARDI IMANI
  • Legalitas SEMMI
  • Majelis Syar’i Syarikat Islam
  • Majelis Tahkim
  • Maps
  • Mart
  • Mukernas
  • Newsletter
  • Night Mode
  • order
  • Pengurus SEMMI
  • Peraturan Dasar
  • Peraturan Rumah Tangga
  • Pernyataan
  • Privacy Policy
  • Profil Ketum
  • Radio
  • Sajak
  • Search Results
  • Sejarah
  • Sejarah SEMMI
  • Shop
  • Skema Organisasi
  • Tabs
  • Tanya & Jawab
  • Tausiyah
  • Terms of Service
  • TV
  • Wishlist

© 2022 si.or.id / syarikatislam@si.or.id.

error: Content is protected !!
Chat sekarang
WhatsApp
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini