by

KAHMI bantah beri dukungan pada Jokowi

Print Friendly, PDF & Email

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) membantah akan melakukan deklarasi dukungan terhadap Jokowi dalam perayaan 72 tahun kelahiran HMI, yang akan diselenggarakan Selasa (5/2) malam nanti. Bantahan tersebut menanggapi beredarnya kabar deklarasi, yang tersebar di media sosial.

Koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva mengatakan, acara malam nanti diinisiasi oleh mantan Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Akbar Tandjung. Kendati demikian, dalam undangan tersebut tidak dijelaskan akan adanya deklarasi dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) yang berkompetisi di Pilpres 2019.

“Undangan yang kami terima dari Akbar Tandjung adalah acara untuk peringatan 72 tahun kelahiran HMI, serta dimulainya pembuatan Film Lafran Pane sebagai pahlawan nasional yang akan dihadiri Bapak Ir. Joko Widodo,” ucap Hamdan dalam keterangan resminya, Selasa (5/1).

BACA JUGA:   Indonesia Tidak Sedang Karantina, Hamdan Zoelva: Aparat Tidak Boleh Menggunakan UU Kekarantinaan

Ia pun menyatakan, KAHMI secara organisatoris tidak akan terlibat dalam politik praktis. Bahkan hal itu telah disampaikan kepada Akbar Tandjung, agar tidak menjadikan acara malam nanti untuk kepentingan politik.

“KAHMI secara organisatoris tidak terseret kepada politik praktis serta untuk menjaga secara konsisten independensi organisasi, Majelis Nasional KAHMI telah menyampaikan kepada Akbar Tandjung,” kata Hamdan menuturkan.

Adapun Akbar Tandjung, menyatakan pamflet (flyer) yang beredar merupakan berita palsu atau hoaks. Ia menegaskan, acara malam nanti benar-benar hanya sebatas peringatan 72 tahun HMI, sekaligus syukuran Lafran Pane, yang merupakan salah satu pendiri HMI, yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

BACA JUGA:   Panggil Anies Pakai Pasal 93, Mantan Ketua MK : Salah Pasal

Pamflet hoaks soal deklarasi dukungan KAHMI-HMI kepada capres petahana, Jokowi.“Bahwa flyer dengan tulisan tersebut dapat dipastikan tidak benar dan bukan flyer resmi yang berasal dari kami,” ujarnya pada keterangan resmi.

Akbar Tandjung menjelaskan, acara peringatan 72 tahun KAHMI memang akan dihadiri oleh Jokowi. Namun, tidak akan ada deklarasi dukungan terhadap capres petahana yang berdampingan dengan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Menurut Akbar, kabar tersebut hanya menimbulkan suasana gaduh di dalam lingkungan KAHMI.

sumber: alinea.id

News Feed