by

Milad 100 Tahun, Menag Apresiasi Kiprah Wanita Syarikat Islam dalam Pendidikan Ketahanan Keluarga

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, bimasislam — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri peringatan milad 100 tahun Wanita Syarikat Islam (WSI), di Gedung Nusantara V MPR, Jakarta. Tampak hadir juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Penasehat WSI Zubaidah Muchtar, serta pengurus WSI dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Patut kiranya disyukuri karena tidak banyak organisasi yang mencapai usia 100 tahun. Apalagi organisasi perempuan. Selamat kepada WSI,” kata Menag, Jumat (07/12).

Pada kesempatan tersebut, Menag juga mengapresiasi kiprah Wanita Syarikat Islam (WSI) yang telah memberikan perhatian terhadap pendidikan ketahanan keluarga.

“Terima kasih kepada Wanita Syarikat Islam (WSI). Karena program-program yang dijalankan sampai saat ini dan masa mendatang senantiasa terfokus untuk memperhatikan ketahanan pada keluarga,” ungkapnya.

Bagi Menag, ketahanan keluarga merupakan hal yang sangat mendasar. “Sebab keluarga adalah unit terkecil pada masyarakat,” tutur Menag.

BACA JUGA:   Webinar WSI dengan Tema "Pilkada Serentak 2020 ditengah Pandemi Covid"

Akhir-akhir ini, menurut Menag, angka kekerasan dalam rumah tangga meningkat, pernikahan dini meningkat, bahkan sebagian generasi muda menganggap perceraian sesuatu yang sudah direncanakan.  Di sini lah, perempuan, terutama ibu menjadi penting dalam menjaga ketahanan keluarga.

“Ibu adalah sekolah yang pertama memberikan ilmu bagi setiap anak manusia. Jadi WSI sangat tepat memfokuskan program pada penguatan keluarga,” kata Menag.

Ini, menurutnya juga sejalan dengan program Kementerian Agama. “Selaku Menteri Agama, sejak tiga tahun terakhir kami memberi perhatian besar terhadap ketahanan keluarga. Kami membuat modul pra-nikah, bimbingan pernikahan, agar generasi muda siap memasuki jenjang pernikahan,” kata Menag.

Diakui Menag, pada masa lalu di Indonesia nyaris tidak ada sistematika tentang pendidikan menjadi orang tua. “Sebagian besar kita terjun bebas menjadi ayah dan ibu. Tanpa pendidikan. Terimakasih WSI memberikan perhatian luar biasa dalam hal ini,” kata Menag.

BACA JUGA:   Pilkada Di Masa Pandemik, WSI: Mengedepankan Integritas Dan Ketatkan Protokol Kesehatan

Ketua Umum WSI Valina Singka Subekti menyampaikan bahwa peringatan 100 tahun WSI, sekaligus meluncurkan Gerakan Nasional Orangtua Asuh dan Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Seminar Nasional. “Hari ini juga akan  dilaunching buku ‘Kapita Selekta, Cinta, Perkawinan dan Keluarga’ karya Ibunda Zubaidah Muchtar,” ungkap Valina.

Rangkaian kegiatan lainnya adalah bakti sosial. Dan sebagai acara puncak, akan digelar Musyawarah Kerja Nasional WSI yang mengusung tema ‘Penguatan Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Indonesia Sejahtera dan Berkeadilan’ pada 7-9 Desember 2018, di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta.

Sumber : kemenag.go.id
Penulis : M Arif Efendi
Editor : Indah Limy

sumber: bimasislam.kemenag.go.id

News Feed