by

Prihatin Korban Gempa dan Tsunami Sulteng, SIGAB Akan Salurkan Bantuan Tahap Dua

Print Friendly, PDF & Email

SULUT, Swarakawanua.com – Bentuk keprihatinan atas korban gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng), terbukti direalisasikan Syarikat Islam Tanggap Bencana (SIGAB) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Bahkan, setelah memberikan bantuan tahap pertama kepada masyarakat Sulteng belum lama ini, SIGAP Provinsi Sulut kembali akan menyalurkan bantuan tahap dua dalam waktu dekat ini.

Dijelaskan Koordinator SIGAB Provinsi Sulut, H Abdul Tegela SE MM, Senin (5/11), atas keprihatinan yang menimpa masyarakat Palu Sulteng, pihaknya telah menyalurkan bantuan kemanusian tahap pertama.

“Alhamdulillah tim SIGAB Sulut berhasil masuk kedaerah bencana di Palu dan menyerahkan bantuan kemanusian bagi saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi didaerah tersebut,” ujarnya sembari menambahkan bantuan tahap dua akan disalurkan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:   Wakapolri Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi

“Sebagai bentuk rasa kemanusian dan kepedulian sosial, kita langsung menggerakan donasi kepada beberapa pengurus Syarikat Islam (SI) untuk membantu meringankan beban penderitaan yang tengah dihadapi  warga terkena dampak bencana,” sambung Tegela yang juga Ketua Wilayah SI Provinsi Sulut.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi ini bentuk kepedulian dan sosial kaum Syarikat Islam Sulut untuk membantu masyarakat Palu yang menetap ditenda-tenda posko pengungsian, yang memprihatinkan,” tuturnya yang terkenal ramah dan berjiwa sosial terhadap sesuatu bencana.

IMG-20181105-WA0015

Menurutnya, penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung kepada warga yang mendiami tenda-tenda darurat agar tepat sasaran.

BACA JUGA:   Ketua Umum Syarikat Islam Minta Polisi Tangkap Muhammad Kece

IMG-20181105-WA0010

Diungkapkannya, warga pengungsi masih banyak membutuhkan bantuan, terutama beras, minyak goreng, gula, terigu, mie instan dan kebutuhan bayi seperti susu, popok, selimut dan lainnya.

“Karena kita menyaksikan secara langsung ditempat-tempat pengungsian, betapa mereka sudah tidak berdaya lagi, rumah-rumahnya hancur bahkan hilang tersapu gelombang tsunami dan mata pencahariannya hilang.Untuk itu, mereka sangat mengharapkan bantuan baik dari Pemerintah maupun warga lainnya,” ucap Tegela yang juga Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kanwil Sulut.

IMG-20181105-WA0013

Adapun bantuan yang diberikan Tim SIGAB Sulut seperti beras, air mineral, mie instan, biscuit, susu, ikan kaleng, pakaian jadi dan uang tunai. (Egen)

sumber: swarakawanua.com

News Feed