by

Wapres Jusuf Kalla dan Pimpinan Ormas Islam Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Insiden Pembakaran Bendera

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

MerahPutih.Com – Wakil Presiden Jusuf Kalla menginisiasi pertemuan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di kediamannya, Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu, Wapres Jusuf Kalla berdialog dan berdiskusi bersama pimpinan ormas Islam untuk mendinginkan suasana pasca-insiden pembakaran bendera di Garut.

Wapres JK dalam kesempatan itu membacakan pernyataan bersama didampingi oleh para pimpinan ormas Islam. Diantaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Haidar Nasir, Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj, Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Ketua Umum PB Al Washliyah Yusniar Yusuf, Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin.

Ketua Majelis Penasehat Persis Maman Abdurrahman, Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Moh Sidik, Sekjen Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruqutni, Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin, Cendekiawan Muslim Nasaruddin Umar.

BACA JUGA:   SYARIKAT ISLAM Kecamatan MADUKARA kegiatan Baksos pembagian sayur mayur kepada masyarakat Dusun Krajan

Dalam pernyataan sikap tersebut para pimpinan ormas Islam menyesalkan terjadinya pembakaran bendera tersebut, dan sepakat menjaga suasana kedamaian serta berupaya meredam situasi agar tidak terus berkembang.

Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wapres Jusuf Kalla (ANTARA FOTO)

Pimpinan ormas Islam juga sebagaimana dilansir Antara mengingatkan bahwa musyawarah dan saling pengertian merupakan cara yang digunakan bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah, serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan kearifan dan nilai luhur bangsa.

Dalam upaya menyelesaikan dan mengakhiri masalah tersebut, oknum yang membakar dan membawa bendera telah meminta maaf. GP Ansor serta NU menyesalkan peristiwa tersebut, dan telah memberikan sanksi atas perbuatan yang melampaui prosedur yang telah ditetapkan dan berharap tidak terulang kembali.

BACA JUGA:   Pelantikan anak-anak cabang sekaligus penyerahan kartu anggota KTA SI kepada bupati bandung

Pimpinan Ormas Islam juga menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk bergandengan tangan menolak segala bentuk upaya adu domba dan pecah belah. “Mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri agar tidak lagi memperbesar masalah. Khususnya kepada segenap Umat Islam marilah bersama-sama mengedepankan dakwah Islam yang bil hikmah wal mauidzatil hasanah,” kata Wapres Jusuf Kalla membacakan pernyataan tersebut.

Apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa tersebut, diserahkan kepada Polri untuk menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku, demikian akhir pernyataan bersama para pimpinan ormas Islam.(*)

sumber: merahputih.com

News Feed