by

Kalimat Tauhid Dibakar, Begini Respon Mantan Ketua MK

Print Friendly, PDF & Email

RIAU1.COM -Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva sangat menyayangkan pembakaran bendera Tauhid dilakukan oleh oknum anggota Banser.

“Terlebih kami sangat menyayangkan perbuatan tersebut dilakukan oleh seorang yang mengaku muslim,” kata Hamdan, dikutip dari laman Inilah, Selasa (23/10/2018).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu melanjutkan, meski Banser beralasan dengan membawa nama Hizbut Tahrir Indonesia, namun tidak sepantasnya kalimat Tauhid diperlakukan tidak sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:   Eks Ketua MK: Tidak Ada Urgensi Amandemen UUD 1945 dengan Menambah PPHN

“Tetapi bendera yang bertuliskan kalimat Lailaaha illallah Muhammadarrasulullah tidak selalu harus dipandang sebagai bendera HTI. Bahkan sekalipun itu adalah bendera HTI permbakaran tersebut adalah perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang muslim, karena yang dibakar adalah kalimat Lailaaha illallah Muhammadarrasulullah,” tekannya

Seperti massif diberitakan, sejumlah oknum anggota Banser melakukan aksi bakar bendera Tauhid dalam acara peringatan Hari Santri Nasional di Garut Jawa Barat. Ketua GP Anshor Yaqut Cholil menyatakan, bahwa yang dibakar oleh anggota Banser adalah bendera Hizbut Tahrir Indonesia.

BACA JUGA:   Menguak Agenda Terselubung Dibalik Rencana Amandemen Kelima UUD 1945

sumber: riau1.com

News Feed