by

Menko Polhukam Resmikan Bumi Perkemahan Syarikat Islam H. Agus Salim

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, Gatra.com– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto meresmikan Bumi Perkemahan Syarikat Islam (SI) H. Agus Salim.

Menko Polhukam menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar SI tetap menjaga semangat nasionalisme, ukhuwah islamiah, ukhuwah watoniah dan semangat untuk membangun persatuan bangsa.

“Saya datang ke sini, ke Purwakarta mewakili Bapak Presiden Indonesia untuk menghadiri acara Milad ke 113 Syarikat Islam. Beliau nitip salam dan tentu beliau berpesan untuk tetap menjaga semangat nasionalisme, semangat ukhuwah islamiah, watoniah dan semangat untuk terus membangun persatuan bangsa” kata Wiranto, di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (16/10).

BACA JUGA:   Perlunya Kesadaran Masyarakat untuk Menggunakan Bank Syariah di Indonesia

Menko Polhukam mengatakan, sejak awal berdirinya, Syarikat Islam telah memberikan kontribusi yang cukup besar kepada negeri ini yakni dengan mengambil bagian dalam menyatukan berbagai kelompok masyarakat, etnik dan berbagai agama untuk masuk dalam bingkai NKRI.

Oleh karena itu, semangat persatuan itu juga harus dapat diwarisi oleh generasi sekarang.

“Tentu itu adalah sumbangan yang luar biasa dari Syarikat Islam,” kata Wiranto.

Mantan Panglima ABRI ini mengatakan, semangat Haji Agus Salim sebagai tokoh pendiri SI juga harus diambil untuk melanjutkan perjuangan para founding fathers yang belum selesai.

BACA JUGA:   Digugat Bulan Lalu, Apa Kabar Gugatan UU Minerba di MK?

Menurut Menko Polhukam, sikap SI dan juga ketokohan Haji Agus Salim perlu selalu diingat dan dijadikan spirit.

“Tadi saat pidato dari Ketum PP SI Hamdan Zoelva bahwa tujuan utama adalah masyarakat adil dan makmur, dan itu harus dapat dicapai jika bangsa ini punya kesadaran untuk bersatu, kesatuan membangun ukhuwah tadi. Saya kira sudah sangat sejalan dengan pesan dari bapak Presiden bahwa bagaimana kita memelihara kebersamaan sebagai bangsa,” ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Anthony Djafar

sumber: gatra.com

News Feed