by

Perisai Tangsel Diskusi Jaga Persatuan Bangsa

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Pimpinan Cabang Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PC Perisai) Kota Tangerang Selatan menggelar Diskusi Sila Bareng Mahasiswa di Gedung Serbaguna Reni, Pamulang, Rabu (26/9/2018).

Kegiatan tersebut dilakukan menanggapi maraknya isu radikalisme dan penyebaran hoax di kalangan pemuda dan mahasiswa.

Oleh karenanya perlu menanggapi serius dinamika yang saat ini berkembang. Paham radikalisme menyebar di lingkungan mahasiswa di kampus serta mudahnya masyarakat termakan hoax tanpa tahu cara mencari kebenaran atas informasi itu, perlu ditangani.

“Apapun bisa terjadi jika pemahaman kita salah dan ini membuat para pemuda serta mahasiswa semakin jauh dari tugasnya sebagai agen pembangun dalam mengisi kemerdekaan, berkontribusi melalui prestasi serta perannya menjaga persatuan bangsa,” ujar Ketua Umum PC Perisai Tangsel Syarif Hidayat saat diwawancarai awak media.

BACA JUGA:   Kapolda Diminta Untuk Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Helikopter

Pimpinan Wilayah Perisai Jakarta Raya Arief Hidayat yang sekaligus menjadi poin deklarasi dalam diskusi ini menjelaskan, Perisai merupakan organisasi yang konsen dan konsisten dalam mengawal ideologi bangsa, Pancasila sudah menjadi kesepakatan bersama dalam berbangsa dan bernegara.

“Kami mendorong peserta yang hadir untuk sama sama sadar akan kepentingan bersama kita dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga toleransi antar umat beragama serta mendorong Kemandirian ekonomi agar kita semua berdikari,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Pamulang, Kompol. Endang mengatakan, perlunya komunikasi antara lapisan masyarakat dengan pihak keamanan. Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus mampu dan tahu serta membedakan mana paham radikal yang merusak hubungan sosial dalam masyarakat serta menyaring informasi yang salah.

BACA JUGA:   PP WANITA PERISAI Mengucapkan Selamat Milad Syarikat Islam Yang Ke 115 Tahun

“Mahasiswa sebagai kaum terdidik harus bersinergi dengan aparat keamanan agar setiap isu yang muncul dapat segera tertangani, mahasiswa harus mampu menjadi garda depan pencegahan terhadap ancaman ideologi bangsa yang dapat memecah belah warga negara,” ucapnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Pertahankan Kesatuan Bangsa” dihadiri oleh berbagai perwakilan organisasi yang ada di Pamulang, Racana Universitas Pamulang, HIMA PKN, GP Ansor, HMI Unpam serta sejumlah aktivis OKP lainnya.(Ban)

sumber: tangerangonline.id

News Feed