by

Bursa Capres-Cawapres 2019, Siapa Calon Pilihanmu?

Print Friendly, PDF & Email

Kurang dari sebulan pendaftaran capres dan cawapres dibuka, hingga saat ini masih belum ada pasangan calon yang pasti akan bertanding. Partai-partai masih sibuk lobi kanan kiri demi memfinalisasi koalisi.

Sejumlah nama masuk bursa capres 2019. Mulai dari calon petahana, Joko Widodo, Gubernur DKI Anies Baswedan hingga Prabowo Subianto. Di jajaran cawapres, nama-nama yang seringkali disebut lembaga survei dan tokoh politik tak kalah beragam. Mulai dari Mahfud MD, Ahmad Heryawan hingga Susi Pudjiastuti atau Sri Mulyani.

Terlepas dari lobi-lobi tingkat tinggi yang hingga saat ini masih terjadi, pilihan akhir berada di tangan rakyat. Demi mengakomodasi aspirasi rakyat, kumparan akan memfasilitasi pembaca agar bisa memberikan penilaian soal capres dan cawapres ideal.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Pandemi COVID-19 tidak bisa jadi alasan tunda Pemilu 2024

Nama-nama yang kami sajikan adalah tokoh-tokoh yang selama ini muncul di berbagai lembaga survei dan banyak dibicarakan ingin berlaga di 2019. Sejumlah profil lengkap kandidat akan dipaparkan demi memberi gambaran rekam jejak calon.

Ada 32 nama yang kami ajukan yaitu Joko Widodo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Chairul Tanjung, Susi Pudjiastuti, Airlangga Hartarto.

Ada pula Sri Muryani, Rizal Ramli, Moeldoko, M. Romahurmuziy, Jimly Asshiddiqie, Ahmad Heryawan. Selain itu, ada Jusuf Kalla, Puan Maharani, Mahfud MD, Gatot Nurmantyo, Zulkifli Hasan, Din Syamsuddin.

BACA JUGA:   Polemik Amendemen UUD, Hamdan Zoelva Ingatkan GBHN Adalah Alat untuk Mengontrol Presiden

Kandidat lain adalah Muhaimin Iskandar, Tri Rismaharini, Sudirman Said, Budi Gunawan, Anis Matta, Abraham Samad. Ada pula nama Hary Tanoesoedibjo, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Hamdan Zoelva, Yusril Ihza Mahendra, Tito Karnavian, Luhut Binsar Pandjaitan dan Sofyan Djalil.

Untuk memulai tahapan penilaian, kami akan menyajikan profil lengkap kandidat dalam beberapa tahap. Profil akan ditampilkan mulai dari 12-15 Juli 2018. Bila menurut pembaca masih ada nama lain yang layak dipertimbangkan sebagai pemimpin negeri di 2019, silakan tambahkan di kolom komentar.

Kami tentunya berharap partisipasi pembaca dapat meramaikan pesta demokrasi lima tahunan ini.

sumber: kumparan.com

News Feed