by

Malam Pilkada Serentak 2018, Mahasiswa Muslim Serukan Gerakan KAMI Indonesia.

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 akan dilaksanakan besok, Rabu 27 Juni 2018, rencananya Pilkada akan dilaksanakan oleh 17 Provinsi, 115 Kabupaten, 39 Kota diseluruh Indonesia.

Panasnya suhu politik Pilkada serentak diwarnai dengan beragam isu yang ada, dari Black Campagin atau kampanye Hitam, Isu Sara sampai dengan ujaran kebencian diantara pendukung pasangan calon kepala daerah yang terpantau di media sosial seperti Wa Grup, FB, Twwiter, Instagram dan sebagainya.

“Pilkada serentak 2018 besok telah menandai bahwa Pilres 2019 sudah dimulai, saya melihat terdapat potensi chaos jika tidak ada yang mendinginkan suhu politik ini, dari Fitnah/Hoax sampai SARA mewarnai media sosial hari ini, dan itu sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa kita” kata bintang saat dihubungi awak media.

BACA JUGA:   Peristiwa 10 September: HUT TNI Angkatan Laut

Bintang melanjutkan terdapat beberapa daerah atau provinsi yang suhu politiknya sangat tinggi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumut dan Sulsel, jika tidak ada kelompok masyarakat yang fokus mengingatkan bahwa kita semua bersaudara, satu bangsa, satu darah dan satu tanah air dikhawatirkan akan berefek panjang, ditambah sebentar lagi kita akan menghadapi pemilihan presiden 2019.

BACA JUGA:   Haji Samanhoedi Kebangkitan Nasional ala Islam

Gerakan KAMI Indonesia diInisiasi oleh Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia bertujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa kita Indonesia siapapun pemenangnya dalam Pemilihan Umum, dan menjadi dasar cinta kita kepada bangsa ini itulah yang menjadi semangat serta motivasi gerakan ini.

Terakhir Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia mengatakan gunakanlah hak pilih anda tanpa kepentingan SARA, Uang ataupun Kelompok, Pilihlah dengan Cinta semoga hanya dengan Cinta kita bisa menunjukan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia yang besar kepada Masyarakat Internasional. Tutup Bintang mengakhiri steetmentnya.

News Feed