Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/plugins/og/includes/iworks/class-iworks-opengraph.php on line 281

Perisai Dan Semmi Mengutuk Keras Bom Bunuh Diri Ditempat Ibadah

by admin
2 views

Jakarta, pbsemmi. Org – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PP PERISAI), Abdul Rosyid T Walid menyatakan bahwa pihaknya sangat terpukul dengan adanya serangan teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya hari ini.

Ia menegaskan bahwa agama manapun termasuk Islam sangat tidak membenarkan adanya aksi teror apalagi sampai melakukan aksi bom bunuh diri.

“Dengan terjadinya hal seperti ini kami sangat bersedih karena tindakan pembunuhan sangat tidak dianjurkan dalam agama Islam dengan alasan apapun,” kata Rosyid dalam keterangannya yang diterima Pers Minggu (13/5/2018).

BACA JUGA:   OBSESI refleksi kebangsaan, 10 agustus 2021

Dalam siaran pers yang sama itu, Formateur ketua umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menilai bahwa aksi teror dan bom bunuh diri semacam itu merupakan tindakan yang tidak hanya merugikan bagi individu pelaku terornya saja, melainkan merugikan keberlangsungan kebangsaan Indonesia sendiri.

“Tindakan pemboman ini atau terorisme sangat merugikan nilai kebangsaan kita, dan hal ini bukan lagi yang pertama terjadi di Indonesia. Dan kami sebagai mahasiswa muslim sangat mengutuk keras tindakan terorisme ini,” tegas Bintang.

BACA JUGA:   SEMMI Pandeglang: Selamat memperingati Maulid Nabi SAW 1443 H

Bahkan Bintang juga menyerukan kepada seluruh Mahasiswa di Indonesia untuk bersama-sama membantu Polri dalam memberantas terorisme.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bergandengan tangan membantu Polri dan aparat terkait untuk membrantas terorisme di Indonesia,” serunya.

You may also like

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini