by

Kuasa Hukum KPU Kaitkan Keterangan Ahli dengan Saksi Fakta

Print Friendly, PDF & Email

MAKASSAR – Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Marhumah Majid, menyatakan, keterangan saksi ahli yang diajukan oleh pihak penggugat, yakni Prof Hamdan Zoelva, berkaitan dengan keterangan saksi fakta.

Menurutnya, pernyataan Hamdan Zoelva bahwa jika kegiatan yang dilakukan petahana tidak merugikan atau menguntungkan salah satu paslon, maka tidak ada masalah, itu melemahkan gugatan penggugat.

“Saya kira kalau dikaitkan dengan pemeriksaan saksi fakta kemarin, tidak ada kerugian yang diterima oleh pelapor atau pasangan calon yang lain,” tegasnya seusai sidang, Selasa (13/3/2018).

Marhumah mengatakan, keterangan saksi fakta hanya menunjukkan adanya program Pemkot Makassar yang tidak efektif. Tetapi sama sekali tidak menunjukkan adanya pelanggaran pemilu.

BACA JUGA:   Wapres, Menag, MUI, DMI, Ormas Bahas Shalat Idul Adha

“Bukan menunjukkan bahwa ini pelanggaran karena digunakan untuk kepentingan pemilu. Misalnya, ada saksi katakan bahwa dia hadir dalam. Pendaftaran ke KPU, tapi yang menyuruh kan bukan paslon,” lanjutnya.

Demikian pula dengan kesaksian guru honorer, yang mengaku bahwa tidak ada sanksi yang dijatuhkan pada guru honorer yang tidak turut serta dalam deklarasi.

“Tidak bisa dibuktikan bahwa kegiatan yang dilakukan adalah menguntungkan dia,” paparnya.

Keterangan saksi ahli yang diajukan oleh KPU sebagai pihak tergugat, Prof Aminuddin Ilmar, disebutnya menguatkan pendapatnya, bahwa KPU tidak melanggar undang-undang.

“Dengan penjelasan prof Ilmar tadi, semakin jelas bahwa persoalan yang muncul di belakang hari tidak boleh dikaitkan dengan putusan yang sudah dikeluarkan. Kalau ada persoalan ya baru, silakan lapor, proses, kalau dinyatakan terbukti, baru kena pasal 71 ayat 5,” pungkasnya.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Selasa, 13 Juli 2021 Pukul 06.00 - 06.30 WIB Program Salam Indonesia Bisa

Sementara kuasa hukum pasangan Munafri Arifuddin-rachmatika Dewi (Appi-Cicu), Irfan Idham, tetap pada penafsirannya, bahwa keterangan saksi fakta yang diajukan, telah mampu membuktikan dalil gugatannya.

“Contohnya, pengumpulan form dukungan, pengumpulan KTP, kemudian menggerakkan tenaga honorer untuk ikut deklarasi dan mendaftar di KPU, saya kira sudah sangat jelas bahwa saksi yang kami hadirkan dalam posisi menguntungkan Danny Pomanto sebagai petahana,” paparnya.

Pihaknya juga mencoba mengaitkan dalil dan fakta yang mereka ajukan, dengan keterangan ahli, dan ia mengira sudah sesuai. “Saya kira sudah bersesuaian,” tegasnya.

(agn)

sumber: makassar.sindonews.com

News Feed