by

Kapolri ‘Sibuk’ Klarifikasi Pidato Soal Ormas

Print Friendly, PDF & Email

NUSANEWS – Wakapolri Komjen Syafruddin menyebut Kapolri Jenderal Tito Karnavian sampai harus ‘sibuk’ mengklarifikasi seluruh elemen terkait pidatonya membahas soal Ormas Islam.

“Saya rasa pak Kapolri sudah klarifikasi kepada semua pihak. pak Kapolri maraton tuh klarifikasi dan terakhir hari ini ormas Islam sudah ketemu,” ujar Syafruddin ditulis Kamis (1/21).

Kemarin (31/1), Tito melakukan pertemuan dengan beberapa pihak, seperti, Ormas Syarikat Islam yang dikomandoi oleh Hamdan Zoelva dan sore ini, Tito langsung menyambangi Kantor PBNU di Kramat Raya Jakarta Pusat.

BACA JUGA:   Ketua Umum LT/SI Dr. H. Hamdan Zoelva, S.H, M.H. mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Maraton klarifikasi Kapolri menyusul peredaran video pidato yang menuai protes publik khsususnya ormas Islam.

Menurut Syafruddin, video pidato yang diketahui terjadi pada Februari 2017 silam itu, telah diedit atau dipotong-potong oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Itu dipenggal pidatonya tak utuh. itu dipenggal dan videonya tidak utuh,” ucap Syafruddin.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal sebelumnya, mengutarakan dengan dipotongnya konten pidato itu, telah memunculkan interpretasi yang negatif di masyarakat.

BACA JUGA:   Pemerintah Tetapkan KKB Papua sebagai Organisasi Teroris, Hamdan Zoelva: Seharusnya Sudah Sejak Lama

Karena, menurutnya, pesan utuh dari pidato Tito tak tersampaikan dengan baik dan benar.

“Bagaimana kalimat tidak utuh berarti pesan tidak utuh juga, tidak, sampai akhirnya menimbulkan interpretasi masing masing bahkan beberapa pihak dalam tanda petik menyalahkan pak Kapolri,” papar Iqbal.

Padahal, pernyataan Tito, tidak ingin memojokan pihak atau ormas manapun di Indonesia. “Maksud pak Kapolri didalam video itu berbeda sekali. Tidak ada maksud menyudutkan pihak tertentu,” terang Iqbal.

sumber: demokrasi.co.id

News Feed