by

Hamdan Zoelva ke Rumah Kapolri Tito Karnavian Bahas Video Viral

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

TEMPO.COJakarta – Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia Hamdan Zoelva menemui Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian di rumah dinas Kapolri di Jakarta, Rabu siang, 31 Januari 2018. Kehadirannya itu untuk mengklarifikasi video pidato Tito yang memerintahkan jajarannya memperkuat organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Iya, benar, untuk membicarakan masalah video yang viral. Ingin mengklarifikasi saja,” kata Hamdan Zoelva, saat dihubungi wartawan, hari ini.

BACA JUGA:   Himbauan Ketua DPC SI Kab. Banjarnegara, H. Musobihin, SAg.,MM berkaitan dengan instruksi Presiden RI tentang virus covid-19

Dalam pertemuan tersebut, Hamdan, yang merupakan pakar hukum tata negara, datang ke rumah dinas Kapolri di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bersama dengan delapan petinggi DPP Syarikat Islam Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain membuat surat terbuka yang diunggah di akun Facebook-nya untuk menanggapi pidato Kapolri tersebut.

Dalam surat terbuka itu, Zulkarnain memprotes keras perkataan Tito yang tidak menganggap perjuangan umat Islam di luar ormas NU dan Muhammadiyah.

BACA JUGA:   17 September 2020 Program Salam Lentera Kebajikan Jelang Majelis Tahkim 41 Syarikat Islam Bersama Ir. H. Achmad Farial

“Saya sangat kecewa dan berkeberatan atas pidato Kapolri yang saya nilai provokatif, tidak mendidik, buta sejarah, tidak berkeadilan, dan rawan memicu konflik,” kata Zulkarnain.

Pihaknya meminta Kapolri Tito Karnavian segera meminta maaf kepada umat Islam dan menarik isi pidato tersebut. “Saya dan umat menunggu pernyataan maaf dari Kapolri,” ujar Zulkarnain.

sumber: tempo.co

News Feed