by

Nidalia Djohansyah Makki Resmi Jadi Ketua Wanita Syarikat Islam Jakarta

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA – Nidalia Djohansyah Makki resmi dilantik menjadi Ketua Wanita Syarikat Islam (WSI) DKI Jakarta periode 2017 – 2022. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Wanita Syarikat Islam Indonesia Valina Singka Subekti di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Dalam rilis yang diterima Okezone, Kamis (14/12/2017), Nida berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang memfasilitasi pelantikan dirinya menjadi ketua bersama pengurus SWI Jakarta. Menurut dia, ini adalah suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Khususnya masalah ekonomi dan ketahanan keluarga yang kebetulan sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur. ”Tantangannya adalah bagaimana peran muslimah, modern, turut andil dalam memajukan ekonomi syarikat Islam,” kata Nida usai dilantik.

Tujuan syarikat Islam, kata Nida, adalah pemberdayaan ekonomi ummat dan penguatan keluarga. Karenanya, WSI akan membimbing keluarga-keluarga muda, baik secara moral maupun mengangkat kaum perempuan untuk mandiri secara finansial. Nida berharap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan dukungan untuk bersama-sama memberikan pengetahuan kepada ibu maupun lingkungan dari segi moral dengan menanamkan sopan santun yang harus dihidupkan kembali di sekolah-sekolah. “Kita kembali kekeluarga yang sakinah, memperkecil jenjang kekerasan dalam rumah tangga dan anak anak,” ungkapnya.

BACA JUGA:   DISKUSI INTERNAL oleh PIMPINAN PUSAT WANITA SYARIKAT ISLAM

Wanita Syarikat Islam merupakan ormas perempuan tertua di Indonesia yang berdiri pada 1918 di Garut dengan nama Syarikat Siti Fatimah.

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, WSI bergerak dalam bidang sosial dakwah pendidikan dan penguatan ekonomi ummat yang peduli agar Indonesia sejahtera dan berkeadilan sesuai UUD 1945. Untuk itu fokus program WSI saat ini adalah membangun ketahanan keluarga, penguatan ekonomi ummat dan penguatan perempuan dalam politik.

Untuk itu, WSI DKI Jakarta berkomitmen membantu Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan berbagai masalah sosial kemasyarakatan seperti, masalah kemiskinan, kekerasan seksual dan tindak kriminal pemerkosaan yang menimpa perempuan dan anak-anak, masalah KDRT, narkoba dan minuman keras.

”WSI DKI mendukung untuk segera dibahas RUU Perlindungan terhadap kekerasan seksual dan RUU tentang Ketahanan Keluarga. Termasuk mengusulkan kepada pemerintah agar mengeluarkan perda cuti hamil ibu yang baru melahirkan dari 3 bulan menjadi minimal 6 bulan,” ujarnya.

BACA JUGA:   DISKUSI INTERNAL oleh PIMPINAN PUSAT WANITA SYARIKAT ISLAM

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan siap mensinergikan program kerjanya dalam upaya pengembangan kualitas keluarga dan anak bersama WSI. ”Insya Allah kita bisa bekerja sama untuk sama-sama membangun Jakarta, keluarga, ibu, dan anak-anaknya,” ujarnya.

Wanita Syarikat Islam, lanjut Anies, bisa jadi garda terdepan dalam membangun Indonesia. Menurutnya, pemerintah dan Wanita Syarikat Islam harus membuat program yang langsung berinteraksi dengan warganya. Sebab, sekarang warga masih jarang yang mau terjun langsung ke lapangan. “Mudah-mudahan Syarikat Islam ke depannya bisa menghasilkan Cokroaminoto-Cokroaminoto di abad 21 ini,” ucapnya.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo; Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Ketua Umum Lajnah Tandfiziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva.

(fzy)

sumber: okezone.com

News Feed