by

Harmoko: Semoga Ada yang Jadi Presiden

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

PALEMBANG (Pos Kota) – Ilmuwan Publisistik atau Komunikasi khususnya pada Kampus Stisipol Candradimuka, Palembang, diharapkan mampu melahirkan teori baru tentang jurnalistik kekinian guna memecahkan fenomena Senjakala Media Massa Cetak.

Harapan tersebut dikemukakan H. Harmoko, tokoh pers nasional, pada acara Dies Natalis ke-50 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) di Palembang, Sabtu malam (28/17). Selain sivitas akademika juga hadir sejumlah tokoh nasional lain dan daerah termasuk Hamdan Zoelva, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Susno Duadji, mantan Kabareskrim Polri, dan H. Ishak Mekki, Wakil Gubernur Sumsel.

Sajian jurnalistik media masa cetak dewasa ini cenderung ditinggalkan khalayak, padahal minat baca meningkat. Pesan melalui media sosial (medsos) mendominasi kominikasi antar-warga masyarakat melalui jaringan internet.

BACA JUGA:   Rifyal Ka'bah Foundation bekerjasama dengan Salam Radio menyelenggarakan Bedah Buku “Penegakan Syari’at Islam di Indonesia

Harmoko mengingatkan bahwa karya jurnalistik dapat dipertanggung jawabkan kebenaran dan manfaatnya bagi umat manusia. Jurnalistik sebagai bagian dari kajian Ilmu Publisistik butuh pengembangan guna memenuhi tuntutan zaman.

Stisipol Candradimuka didirikan tahun 1967 oleh Ismail Djalili, wartawan. Semula dinamai Akademi Publisistik Candradimuka. Pemberi nama Candradimuka adalah Harmoko atas permintaan sahabatnya itu ketika hendak mendirikan Akademi Publisistik di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Nama tersebut diambil dari nama kawah pada cerita perwayangan tempat penggemblengan Tutuka anak Bima hingga menjadi kesatria dijuluki Gatotkaca.

Anak Arjuna yaitu Bambang Wisanggeni juga sejak bayi digembleng pada Kawah Candradimuka hingga menjadi kesatria mahasakti. Pemberian nama Candradimuka untuk perguruan tinggi ini terkandung maksud Harmoko agar dapat melahirkan kader-kader bangsa setangguh Gatotkaca dan Wisanggeni.

BACA JUGA:   Omnibus Law dikhawatirkan menjadi ancaman baru bagi Bangsa

“Moga-moga kelak ada yang menjadi menteri dan atau Presiden RI,” tegasnya. “Ini dimungkinkan karena Candradimuka tempat menggembleng anak-anak muda dalam iklim Demokrasi Pancasila.”

Kampus Candradimuka telah meluluskan ribuan sarjana yang mengabdi pada lembaga negara, pemerintahan maupun swasta atau mandiri sesuai dengan profesinya.

Selain menyampaikan pesan di depan hadirin, Harmoko menandatangani prasasti peresmian gedung baru serta menerima anugerah bersama H. Sofyan Lubis, penasihat ahli POSKOTA, dan sejumlah tokoh lain dari Ketua Yayasan Yudi Dewanto didampingi Ketua Stisipol Candradimuka Dr. Hj. Lishapsari M.Si.(ruh/us)

sumber: poskotanews.com


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed