by

JOIN (Jurnalis Online Indonesia) Menyiapkan 50 Pengacara Dalam Penanganan Kasus Pekerja Jurnalis Online

Print Friendly, PDF & Email

Pelaksanaan Kongres pertama JOIN (Jurnalis Online Indonesia) di Makassar bertepat di Baruga Angin Mamiri Rujab Walikota Makassar 21-22 Oktober 2017.

Dalam Kongres pertama JOIN dihadiri langsung oleh dewan pembina JOIN Hamdan Zoelva, ketua Umum JOIN Budhi Chandra, Rektor UIT, Asisten IV pemda Kota Makassar, ketua umum Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) serta pengurus DPW dan DPD  JOIN, termasuk pengurus JOIN Mamasa Andi Waris Tala dan Kristian Parangka.

Dalam sambutannya Ketua Umum JOIN menjelaskan bahwa dalam perjalanannya media online dianggap merupakan sebuah media surat kaleng yang kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan dan ini menjadi semangat buat JOIN bahwa media online tidak seperti itu, meskipun ada beberapa oknum yang melakukan hal seperti itu.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Koreksi atas Tweet Sebelumnya, PSBB Termasuk Kekarantinaan Kesehatan

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa media online dalam waktu sekian detik dapat diakses oleh para pembaca online baik Nasional maupun Dunia, ini merupakan kemenangan buat media online.

lebih lanjut bahwa JOIN telah menyiapkan 50 pengacara untuk melindungi pekerja jurnalis online dalam penanganan kasus yang terjadi di daerah.
“kami telah menyiapkan 50 pengacara untuk melindungi Jurnalis Online jika terjadi penanganan kasus di daerah”, Tutur Budhi Chandra selaku Ketua Umum JOIN.

BACA JUGA:   KSP: Pemberian Gelar Hakim MK tak Pengaruhi Independensi

sejalan dengan itu Ketua JOIN mamasa berharap JOIN di Mamasa betul-betul menjadi mitra kerja Pemerintah dan masyarakat dalam menyajikan informasi dan berita yang berimbang sehingga sangat diharapkan segenap pekerja media online selektif menyajikan berita sesuai fakta sehingga berita yang disebarluaskan tidak berkembang menjadi opini di tengah-tengah masyarakat.

“jadilah Wartawan profesional dengan tidak mencampur adukan fakta dan opini”,tutur Andi Waris Tala selaku Ketua JOIN Mamasa.

Kristian Parangka

sumber: .jejaksulbar.blogspot.com

News Feed