by

Menpora Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan PB PMI Masa Bhakti 2017 – 2020

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Di Aula Teater Wisma Menpora, Jumat (13/10) sore, Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia (PB PMI) Masa Bhakti 2017 – 2020. Pelantikan dan pengukuhan sekaligus pembukaan Konferensi Besar PB PMI ke-1 ini dilakukan oleh Ketua Umum Syarikat Islam yang juga sebagai Ketua Majelis Fatwa PMI Hamdan Zoelva.(foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Di Aula Teater Wisma Menpora, Jumat (13/10) sore, Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia (PB PMI) Masa Bhakti 2017 – 2020. Pelantikan dan pengukuhan sekaligus pembukaan Konferensi Besar PB PMI ke-1 ini dilakukan oleh Ketua Umum Syarikat Islam yang juga sebagai Ketua Majelis Fatwa PMI Hamdan Zoelva.
Konferensi Besar Pemuda Muslimin Indonesia yang mengangkat tema “Revitalisasi Gerak Pemuda Dalam Penguatan Jati Diri dan Kedaulatan Bangsa”, dipandang sangat relevan dalam kancah pergulatan semangat pemuda yang berada pada zaman kekinian.”Saya mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Saudara Ervan Taufiq dan seluruh jajaran yang telah dilantik oleh Pak Hamdan Zoelva, semoga dalam masa bhaktinya dapat bersinergi dengan program-program kepemudaan Kemenpora dan mampu memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa,” ucap Menpora.
Dalam kesempatan yang baik ini, tidak lupa Menpora mengajak seluruh pemuda khususnya Pemuda Muslimin Indonesia untuk dapat turut serta menyukseskan hajat besar bangsa Indonesia yaitu tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018. “Saya mohon doanya agar Indonesia sukses menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018, tidak hanya sukses prestasi akan tetapi dibarengi sukses ekonomi dan sukses administrasi. Indonesia melalui INASGOC dan INAPGOC butuk volunter sekitar 13.000 orang, ayo Pemuda Muslimin ikut terlibat. Sambut seluruh atlet, ofisial, dan para tamu dari seluruh Asia untuk hadir di Indonesia dengan aman, nyaman, damai. Pamerkan keseluruh yang hadir bahwa bila ingin belajar tentang Islam, berdemokrasi, menjunjung tinggi perbedaan, belajarlah ke Indonesia,” tambahnya.
Sementara, Ketua Majelis Fatwa PMI Hamdan Zoelva dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan terbesar kepengurusan saat ini adalah pada konsolidasi organisasi, pengkaderan, dan mengembalikan basis perjuangan dakwah ekonomi. “Pertama, terima kasih atas kehadiran Pak Menpora. Kedua, saya berpesan bahwa mengingat organisasi ini baru bangkit dari kevakuman maka tugas utama adalah konsolidsi organisasi pusat, wilayah, dan cabang, dan pengkaderan, sesuaikan dengan UU SKN. Dan yang tidak kalah penting, kini saatnya meneguhkan kembali basis pejuangan dakwah ekonomi, artinya pemuda harus berjuang untuk mandiri dalam ekonomi agar masa depan bangsa tidak didikte pihak manapun,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut sebagai kenang-kenangan dan apresiasi atas kehadiran Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, dan Staf Ahli Pemerintahan Umum Kemedagri Dewantoro, diserahkan buku pemikiran tokoh pergerakan bangsa Indonesia HOS Tjokroaminoto oleh Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Ervan Taufiq. Hadir, Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Sanusi, Sekjen PMI Feri Ferdian, dan Bendum Awan Setiawan. (cah)
sumber: kemenpora.go.id
BACA JUGA:   Pemuda Muslim Cianjur mengucapkan Selamat Milad ke-115 Tahun Syarikat Islam

News Feed