by

Hamdan Zoelva: Tantangan Umat Islam dan Indonesia Masih Seputar Ekonomi

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Syarikat Islam, Hamdan Zoelva, mengungkapkan tantangan yang dihadapi umat Islam dan bangsa Indonesia pada saat ini ada di bidang ekonomi. Di era globalisasi, penguasaan terhadap sektor-sektor ekonomi sangatlah vital. Umat Islam masih berjuang menghadapi keterpinggiran ekonomi. Sedangkan bangsa Indonesia dituntut untuk menggalang kekuatan ekonominya.
“Tantangan bagi umat Islam saat ini adalah keterpinggiran ekonomi, sedangkan bagi Indonesia adalah penguatan ekonomi,” kata Hamdan, di sela pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Sulsel masa bakti 2017-2022 di Gedung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Selasa, (26/9/2017).
Di bawah kepemimpinan Hamdan, Syarikat Islam menaruh atensi besar terhadap penguatan ekonomi umat. Hal tersebut telah ditekankan Hamdan sejak Mukernas DPP Syarikat Islam, dimana pihaknya berfokus kepada gerakan dakwah ekonomi untuk kesejahteraan.
Penguatan ekonomi umat pun menjadi spirit pelantikan Pengurus DPW Syarikat Islam Sulsel yang mengangkat tema ‘Konsolidasi Pengurus Melalui Program Kerja Keumatan, Dakwah dan Usaha Dagang Menuju Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”.
Dalam Pelantikan Pengurus DPW Syarikat Islam Sulsel, Hamdan sekaligus bereuni dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan seniornya di Kampus Universitas Hasanuddin atau Unhas. Dipujinya pula kepemimpinan Gubernur Syahrul yang dijulukinya sebagai gubernurnya gubernur Indonesia. Itu tidak lepas karena Gubernur Syahrul memang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
“Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo merupakan gubernurnya gubernur di Indonesia. Beliau kakak kelas saya di Kampus Unhas, beliau yang terbaik,” puji Hamdan yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia itu.
Pujian Hamdan sontak dibalas Gubernur Syahrul dengan menyebut Bos Syarikat Islam itu sebagai saudaranya. “Prof Hamdan adalah adik dan saudara saya. Kita satu, yang mengikat kami adalah idealisme keinginan kami untuk melihat Indonesia dan Islam lebih baik,” ujar Gubernur Sulsel dua periode tersebut.
Di hadapan pengurus baru, Gubernur Syahrul mengungkapkan Syarikat Islam memiliki peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia. Syarikat Islam, sambung dia, harus menjadi bagian penguatan bangsa dan negara Indonesia. “Syarikat Islam ikut memerdekakan Indonesia. Dan sekarang menguatkan Indonesia. Saya dan ayah saya juga tidak pernah jalan tanpa Syarikat Islam, termasuk ketika membangun Universitas Sulawesi,” ujarnya.
Ketua DPW Syarikat Islam Sulsel, M Tahir Kasnawi, menambahkan organisasi yang digelutinya memiliki sejarah panjang dan turut membangun nilai kebangsaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pada awal abad ke-20, Cokroaminoto memimpin kekuatan awal hadirnya Indonesia menuju cita-cita untuk sejahtera. Ada dua yang diperjuangkan, yaitu kebangsaan dan nasionalisme agar terbebas dari penjajahan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berdasarkan nilai Islam,” tutupnya.

Tag: Hamdan Zoelva, Ekonomi Indonesia

Penulis: Tri Yari Kurniawan

BACA JUGA:   HAMDAN ZOELVA: RELASI ISLAM, NEGARA, DAN PANCASILA DALAM PERSPEKTIF TATA HUKUM INDONESIA

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

sumber: wartaekonomi.co.id

News Feed