by

Hamdan Zoelva: Pemerintah Harusnya Peringatkan HTI Terlebih Dahulu

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, GATRAnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva berpendapat, pemerintah seharusnya memberikan peringatan terlebih dahulu kepada Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku jika ormas melakukan pelanggaran. “Semangat undang-undang itu adalah semangat pembinaan. Kalau ada ormas melanggar, kegiatan yang melanggar dengan Pancasila atau ketertiban umum, maka diperingatkan,” kata Hamdan, di Jakarta, Rabu (17/5).

Jika sudah diperingati hingga peringatan terakhir masih melanggar, kemudian jika pun meminta izin pembekuan sementara kepada ketua MK, itu juga merupakan upaya pembinaan.

“Jadi semangatnya pembinaan, karena itu bagus sekali bagi saya, sangat ideal karena ini kan menghormati kebebasan berpendapat,” ujarnya.

BACA JUGA:   Ketua Umum LT SI menjadi Penguji dalam Ujian Terbuka Disertasi Doktor Ilmu Hukum atas nama Suhardi di UIA Jakarta

Menurut Hamdan, pemerintah harus melakukan pembinaan terlibih dahulu. Setelah dibina, mungkin HTI akan memperbaiki kesalahannya sehingga ormas ini tidak perlu dibubarkan.

Sedangkan saat wartawan menanyakan apakah pemerintah sudah melakukan pembinaan terhadap HTI, Hamdan mengaku tidak tahu. Namun ia mengatakan tidak pernah mendengar adanya peringatan pemerintah terhadap HTI.

“Tapi karena tidak pernah ada pengumuman sebelumnya, ada peringatan pertama, kedua, ketiga, dan pembekuan sementara,” ujarnya.

Namun pemerintah langsung mengambil keputusan untuk membubarkan HTI. “Artinya, peringatan pembubaran itu langsung akan diajukan ke Kejaksaan Agung ke pengadilan,” katanya.

BACA JUGA:   Sidang Perdana Gugatan UU Minerba di MK, DPR-DPD Absen!

Secara aturan, pemerintah meloncati tahapan yang telah ditentukan dalam undang-undang dan jika tidak menyampaikan peringatan pertama sampai ketiga, kemudian akan mengajukan ke pengadilan untuk membubarkan HTI, ini keputusan prematur.

“Gugatan itu menjadi prematur. Nah, ini bisa menjadi masalah. Karena itu tunggu saja peringatan kemudian dibina mana tahu bisa dibina. Mana tahu kegiatannya menyimpang bisa diluruskan,” katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief


Editor: Iwan Sutiawan
sumber: gatra.com

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed